Hansip Teladan berusia 62 Tahun ini berhasil tangkap bandar narkoba

0
212
supriono,hansip teladan,hansip

supriono,hansip teladan,hansip

Langkah penegak hukum yang satu ini patut dicontoh dan diteladani, meskipun ia hanyalah seorang hansip, bukan Jaksa, Tentara, atau polisi tapi dedikasinya terhadap profesi yang dilakoninya patut diacungi jempol.

Saat bertugas menjaga lingkungan pada tanggal 3 juni yang lalu, hansip teladan yang bernama suripno itu mendengar teriakan “Tangkap!” dari petugas yang sedang mengejar bandar narkoba. Tanpa berpikir panjang, suprino yang meski sudah berusia 62 Tahun itu langsung berlari mengejar bandar narkoba yang diketahui bersama hendi.

Saat nyaris tertangkap olehnya, Hendi sang bandar narkoba berusaha loncat ke bajaj yang membantunya untuk kabur. Namun sial bagi hendi, karena kakinya berhasil ditangkap dan ditarik keluar oleh suripno. Kalap dengan keadaan itu, Hendipun menembak suripno dengan senjata api yang mengakibatkan ketiak suripno cidera. Namun beruntung luka suprino tak bertambah parah karena petugas keburu datang dan berhasil melumpuhkan hendi sang bandar narkoba.

Suripno dapat penghargaan dari kapolda metro jaya

Atas jasa dan dedikasinya itu, Kakek suripno, sang hansip teladan mendapatkan penghargaan yang langsung diberikan oleh Inspektur Jendral (IrJen) Untung Suharsono Rajab selaku Kapolda metro jaya.

Ditanya mengenai perasaannya mendapatkan penghargaan itu, suripno mengaku kaget dan tak dapat menyangka memperoleh penghargaan. Ia mengaku hanya melaksanakan tugasnya sebagai penjaga keamanan dan memenuhi amanat tugasnya sebagai petugas kemanan setempat. Meskipun hanya seorang hansip, suripno telah membuktikan bisa berperan besar bagi lingkungan, “Bagi saya ini bukti kalau hansip itu tidak seburuk pandangan masyarakat selama ini. Tugas hansip menjaga keamanan sekitar, dan ini sudah saya buktikan,” tutup Suripno.

Selamat ya kepada kakek hansip suripno, semoga saja kisah anda bisa menjadi teladan bagi penegak hukum di negri ini, karena hansip saja yang notabene ruanglingkupnya lebih kecil saja bisa? mengapa penegak hukum yang diberikan kekuasaan dan wewenang lebih besar tidak? Salut untuk Hansip suripno 🙂

Advertisements

Comments

comments