Satu Peserta Aksi 1000 KM Petani Jambi Tertabrak Truk

0
157
petani,jambi,menhut

jambi,petani

OKI, kabarnesia.com – Dalam aksi jalan kaki 1000 km petani dari Jambi menuju Istana Negara, kemarin (24/12) para petani di terima di Kantor DPC PDIP Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan. “Kita semalam menginap di kantor PDIP di Ogan Komering Ilir, Mereka mendukung Perjuangan kami.” Ujar Komarudin, seorang Petani dari Dusun Kunangan Jaya II Kabupaten Batanghari yang mengikuti aksi tersebut.

Pagi harinya para petani melanjutkan perjalanan menuju Provinsi Lampung. Namun dalam perjalanan tidak selalu mulus. Naas bagi Sunarto (40), petani dari Dusun Kunangan Jaya II, Batanghari, Jambi, tertabrak mobil truk, Kamis (24/12/12), sekitar pukul 20.00 WIB. Ia pun langsung dibawa oleh kawan-kawannya ke rumah sakit.

Salah seorang petani menjelaskan kejadian itu berlangsung saat seorang peserta aksi bernama Wondo (38) hendak menaiki mobil komando. Namun, tiba-tiba dari belakang datang mobil truk yang menubruknya.

“Pak Sunarto itu  sudah sangat kelelahan. Dia sudah tidak sanggup lagi melangkah. Karena itu, kami sarankan agar beliau beristirahat di atas mobil komando yang mengikut peserta aksi dari belakang,” tutur Wondo.

Kejadian itu terjadi di dusun Tanjung Raja, Kecamatan Indralaya Selatan, Kabupaten Ogan Ilir. Aksi jalan kaki sendiri, hingga pukul 21.00 WIB, masih berlanjut. Mereka berencana akan beristirahat di posko yang sudah disiapkan oleh aktivis Partai Rakyat Demokratik (PRD) Sumsel.

Sebelumnya, Purwanto ditabrak sepeda motor pada hari ketiga, namun dari beberapa kecelakaan yang terjadi, Partai Rakyat Demokratik tetap mendampingi warganya.

“Sekarang Pak Sunarto sedang dalam pemeriksaan, kita tetap akan berkordinasi dengan para peserta aksi yang dalam perjalanan, salah satu pengurus kita dari pusat juga berpartisipasi dalam aksi tersebut” Ujar Zulham Adamy, S.H. Sekretaris Wilayah PRD yang di hubungi di Jambi.

Dalam aksinya para petani juga mendapat banyak bantuan dari setiap daerah yang mereka lewati. “Dari Mulai masuk perbatasan Provinsi Sumatera Selatan sampai saat ini para petani peserta aksi selalu mendapat bantuan baik makanan maupun penginapan dari masyarakat yang dilewati, masyarakat antusias karena pada umumnya permasalahan mereka sama.” Tambah Zulham Adamy, S.H.

Sampai berita ini di turunkan belum di ketahui secara pasti kondisi dari Sunarto, namun Supir Bus yang menabrak Sunarto sampai sekarang masih membantu para peserta.[am]

Advertisements

Comments

comments