“Tuhan” Diminta Ganti Nama

0
149
“Tuhan” Diminta Ganti Nama
Orang Nama Tuhan 9 Gambar : Google )

Nama adalah do’a, nama adalah identitas. Lalu, bagaimana dengan orang-orang yang mempunyai nama unik dan langka seperti Saiton, Tuhan dll. Tuhan, pria 42 tahun asal Banyuwangi ini menghebohkan masyarakat Indonesia dan netizen. Nama pria ini dianggap aneh dan langka. Bagaimana tidak ? Tuhan yang seharusnya menjadi suatu yang sangat sakral digunakan sebagai nama seseorang. Akibat hebohnya berita ini Majelis Ulama Indonesia (MUI) menganjurkan Tuhan untuk mengganti nama atau menambahinya.

Hebohnya berita “Tuhan dari Banyuwngi” ini sudah berlangsung sejak seminggu lalu. Sosial media tak hanya melihatnya sebagai fenomena yang unik dan langka tetapi banyak yang meresponnya dengan nama humor. Tetapi, berbeda dengan MUI, KH Abdusshomad Bukhori selaku ketua MUI berpendapat bahwa penggunaan nama Tuhan dalam Islam diperbolehkan, sepanjang sifat-sifat ketuhanan ditambahkan dengan kata hamba. Ia mencontohkan dengan namanya sendiri yaitu Abdusshomad yang merupakan gabungan dari kata abdu berarti hamba dan ash-shomad berarti tempat bergantung semua makhluk.

“Ditambah saja atau lebih baik diganti. Sebagai hamba, nama itu melanggar etika,” ujar Abdusshomad.

Abdusshomad juga meminta pada petugas pencatatan sipil untuk menarik kartu identitas Tuhan, agar pemilik nama tersebut untuk sementara tidak dapat mengakses layanan apapun. Di sisi lain, Tuhan menolak untuk mengganti namanya. “Saya tidak akan mengganti nama saya, kan itu pemberian orang tua. Selain itu, jika ganti nama, maka semua dokumen juga harus ganti; KTP, surat nikah, ijazah, dan surat-surat lainnya,” jelas Tuhan.

Tuhan sendiri lahir pada tanggal 30 Juni 1973 di Banyuwangi. Pria berkumis ini merupakan warga asli Desa Kluncing, Licin, Banyuwangi. Tetangga Tuhanpun biasanya memanggil Tuhan dengan panggilan Pak To atau Pak Han.

Tuhan juga tak tahu persis mengapa namanya ramai diperbincangkan di media sosial. Ia pun juga tak pernah diberi tahu mengenai nama tersebut oleh kedua orangtuanya. “Saya nggak merasa aneh dengan nama saya, biasa saja. Orang-orang sini juga sudah biasa sama nama saya,” kata pria bungsu dari tujuh bersaudara tersebut.

Advertisements

Comments

comments