Presiden Rencanakan Percepatan Pembangunan Wisata di Mandeh

0
179
Presiden Rencanakan Percepatan Pembangunan Wisata di Mandeh
Pembangunan Wisata Mandeh ( Gambar : Google )

Kawasan wisata bahari di Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat rencananya akan dilakukan percepatan pembanguan wisata oleh presiden Joko Widodo pada Sabtu (10/10/2015) kemarin. Hal tersebut dilaksanakan dengan menandatangani prasasti.

Presiden meminta pembangunan daerah wisata tersebut harus dimusyawarahkan terlebih dahulu dengan warga sekitar. Menurutnya, kawasan tersebut sangatlah cocok untuk dimanfaatkan menjadi kawasan wisata keluarga. ”Tapi saya tidak memaksa lho, ya,” tegas Presiden Jokowi dalam sambutannya.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Joko Widodo juga dibuat terkagum-kagum akan keindahan pemandangan di Mandeh. Ia juga meminta supaya kawasan tersebut dilestarikan, dirawat, dan dijaga dengan baik sehingga keindahan pemandangan dan potensi tidakk hilang dan bisa terus dinikmati oleh para pecinta alam.

Dari siang hingga sore hari, Presiden Joko Widodo akan melakukan kunjungan di Mentawai dan akan melihat pembangunan Stasiun Kereta Api Bandar Udara Internasional Minangkabau, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat.

Pada sore harinya, presiden Joko Widodo akan melakukan perjalanan menuju Provinsi Jambi untuk meninjau kabut asap yang sudah berminggu-minggu akibat kebakaran lahan. Akan tetapi, rencana ini bisa saja akan dibatalkan karena kabut asap kebakaran di Jambi masih sangat pekat dan tebal.

1.Jalan off road
Untuk menuju ke lokasi acara, Presiden Joko Widodo yang biasanya mengendarai mobil kepresidenan jenis sedan harus diganti dengan mobil jenis SUV. Rombongan melewati jalan berliku dan naik turun bukit yang membutuhkan waktu sekitar dua jam.

Setelah memasuki kawasan Mendeh, jalan yang harus dilalui hanyalah jalan tanah dan bebatuan terjal. Selama kurang lebih satu jam, rombongan harus melewati ajalanan yang berkelak-kelok di jalanan yang baru saja dikeraskan. Di beberapa lokasi juga masih banyak ditemukan batu-batu yang berserakan akibat proses pelebaran jalan.

2.Kabut asap menutupi pemandangan
Pemandangan yang sangat indah dan asri dapat dilihat ketika rombongan mulai meninggalkan kawasan Pelabuhan Teluk Bayur, Padang. Hijau hutan, segarnya udara , indahnya pemandangan sawah berpadu dengan pemandangan bukit-bukit hijau. Akan tetapi, untuk sementara waktu pemandangan yang indah harus tertutup oleh asap tipis karena asap kebakaran lahan masih menyelimuti kawasan tersebut.

Advertisements

Comments

comments