lemak jahat dan lemak baik

7
424
pola makan,diet,obesitas,kegemukan,langsing,berat badan

LDL,HDL,kolestrol,lemak,gizi,makro nutrisi,diet
Lemak merupakan senyawa gizi yang dihindari oleh orang banyak, terutama orang-orang yang sangat menjaga penampilan dan kesehatan mereka.Mereka menganggap lemak adalah masalah bagi diri mereka, banyak orang menghindari lemak bahkan tidak sedikit dari mereka yang memusuhi benar-benar senyawa gizi yang bernama lemak ini

Tetapi, taukah anda bahwa sebenarnya lemak adalah bagian dari makro nutrisi tubuh yang sebenarnya sangat dibutuhkan untuk kelangsungan hidup setiap orang, lemak bersama karbohidrat dan protein mengembangkan struktur jaringan tubuh, memberinya energi, dan melindunginya dari kerusakan.Karena itulah sebenarnya lemak tidak boleh dihilangkan sama sekali dari tubuh ini, bahkan selama kita masih hidup, lemak tidak mungkin dihilangkan dari diri setiap insan karena sebenarnya tubuh manusia juga memperoleh lemak hasil produksi diri secara mandiri

Selain itu juga, taukah anda bahwa sebenarnya lemak dibagi atau diklasifikasikan menjadi dua jenis, yakni lemak baik (lemak sehat) dan lemak jahat (lemak berbahaya).Apa itu lemak baik?, apa pula lemak jahat itu? serta terdapat dimana saja lemak yang baik maupun jahat, mari kita simak artikel ini bersama-sama

lemak sehat

Lemak baik atau lemak sehat yang biasa disebut sebagai HDL(High Density Lipoprotein) adalah rangkaian lemak tak jenuh (tunggal dan ganda).

Banyak referensi yang saya baca mengatakan jika lemak jenis ini memiliki kemampuan untuk menurunkan risiko penyakit jantung dan penyakit lain yang disebabkan oleh meningkatnya kadar kolestrol.Lemak jenis ini mampu menurunkan kadar kolestrol secara keseluruhan dan mampu menurunkan kolestrol jahat hasil produksi LDL

Karena dalam prosesnya, Kelebihan kolesterol akan diangkut kembali oleh lipoprotein yang disebut HDL (High Density lipoprotein) untuk dibawa kehati yang selanjutnya akan diuraikan lalu dibuang ke dalam kandung empedu sebagai asam empedu, jadi istilah singkatnya si HDL yang tersusun dari protein utama Apo-A (apolipoprotein) ini merupakan janitor (staff kebersihan) yang ada di dalam tubuh untuk membantu membersihkan tubuh dari sampah kelebihan kolestrol

Lemak sehat atau HDL ini bisa kita temukan dalam minyak zaitun, minyak kacang, alpukat, kacang-kacangan, biji-bijian, kedelai, ikan salmon, ikan mackerel, kenari, serta dari biji dan minyak rami

lemak jahat

Lemak jahat sering juga diistilahkan sebagai LDL (low density lipoprotein).LDL yang disusun oleh protein utama Apo-B (apolipoprotein-B) ini dianggap sebagai lemak jahat karena dapat menyebabkan penempelan kolesterol di dinding pembuluh darah.

sebenarnya fungsi utama dari LDL ini adalah membawa kolestrol ke organ-organ tubuh yang memerlukan seperti jantung, otak, dan organ lain, tetapi itu akan menjadi boomerang jika kapasitas LDL meningkat secara signifikan sementara jumlah HDLnya berkurang cukup jauh.

lalu, di makanan mana saja sebenarnya LDL ini banyak berasal? LDL banyak terdapat pada produk hewani seperti daging sapi maupun kambing, daging unggas, seafood, telur, susu, mentega, minyak kelapa, minyak sayur terhidrogenasi, produk yang dibakar dan digoreng

Haruskah menghindari LDL?

Lantas setelah tau bahwa LDL merupakan lemak berbahaya, lantas pantaskah kita menghindarinya dengan membabi buta? pertanyaan tersebut sama bobotnya seperti pertanyaan, pantaskah lemak yang merupakan makronutrien (makro nutrisi) kita hindari hingga sebegitu parah?? Tentunya konsep dari hidup sehat dan bahagia itu bukanlah menghindari sesuatu dan melebihkan sesuatu secara tidak seimbang, konsep hidup sehat tak lain tak bukan adalah mengedepankan keseimbangan.

Jadi, silahkan makan makanan yang mengandung LDL, namun jangan lupa seimbangkan pula dengan HDL beserta fiber dan komposisi makro/mikro nutrisi lainnya secara seimbang 🙂

Advertisements

Comments

comments

Comments are closed.