Batik: Kebanggaan Indonesia, Dicintai Dunia

0
371
hari batik, warisan budaya

Setelah ditetapkan oleh UNESCO sebagai warisan budaya dunia, perkembangan batik di Indonesia sangat menggembirakan. Bukan hanya semakin populer sebagai busana nasional, batik bahkan sudah merambah ke seluruh dunia serta menjadi trens baru internasional.

Batik Semakin Populer dan Digemari Dunia

Banyak desainer fashion kelas dunia mulai mengadaptasi batik Indonesia dalam koleksi karya busana mereka, diantaranya Dries Van Hoten, Nicole Miller, Burberry Prorsum, dan Diane von Furstenberg. Contoh saja desainer dunia asal Belgia Dries Van Hote yang menggunakan motif batik untuk koleksi Spring/Summer 2010 yang dipamerkannya di Paris Fashion Week.

Sementara itu perancang Amerika Nicole Miller mengeluarkan Resort Colection 2009 yang jelas sekali tampak menggunakan motif batik mega mendung. Ia mengambil tema “Bali”, karena pernah menerima oleh-oleh berupa kain motif print dari asistennya yang telah kembali setelah melakukan perjalanan ke Bali.

Bahkan beberapa selebriti Hollywood juga semakin sering terlihat tampil mengenakan pakaian batik print ini. Diantaranya adalah Lenka, Adele, Adam Clayton (basis U2, yang memakainya saat tampil di Somerville Theatre, Boston, Massachussets, Amerika Serikat), Paris Hilton, Jessica Alba, Rachel Bilson, Reese Witherspoon, Nicole Richie, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Batik Sebagai Kebudayaan Asli Indonesia

Secara etimologi, kata “batik” berasal dari gabungan dua kata bahasa Jawa: “amba” yang bermakna “menulis”, dan “titik” yang berarti “titik”. Batik merupakan kain bergambar yang pembuatannya dilakukan secara khusus dengan menuliskan atau menerakan malam (lilin) pada kain tersebut, kemudian pengolahannya diproses dengan cara tertentu yang memiliki kekhasan. Batik Indonesia, sebagai keseluruhan teknik, teknologi, serta pengembangan motif dan budaya yang terkait, oleh UNESCO telah ditetapkan sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity) sejak 2 Oktober 2009.

Batik adalah kerajinan yang memilki nilai seni tinggi dan telah menjadi bagian dari budaya Indonesia (khususnya Jawa) sejak lama. Perempuan-perempuan Jawa pada masa lampau menjadikan keterampilan mereka dalam membatik sebagai mata pencaharian, sehingga pada masa lalu pekerjaan membatik adalah pekerjaan ekslusif perempuan sampai ditemukannya “Batik Cap” yang memungkinkan masuknya laki-laki ke dalam bidang ini.

Semenjak industrialisasi dan globalisasi (yang memperkenalkan teknik otomatisasi), batik jenis bau bermunculan, dikenal sebagai batik cap dan batik cetak.. Sementara batik tradisional yang diproduksi dengan teknik tulisan tangan menggunakan canting dan malam disebut batik tulis.

Tradisi membatik pada mulanya merupakan tradisi turun temurun, sehingga kadang kala suatu motif dapat dikenali berasal dari batik keluarga tertentu. Beberapa motif batik dapat menunjukkan status seseorang. Bahkan sampai saat ini, beberapa motif batik tradisional hanya dipakai oleh keluarga keraton Yogyakarta dan Surakarta.

Advertisements

Comments

comments