Pelaku Penembakan di Paris Diduga Gunakan AK47 dan Granat Tangan

0
162
teror paris, senjata AK47

Aksis teror di Paris, Prancis, masih terjadi dan semakin menjatuhkan banyak korban. Seperti dirilis The Telegraph, dilaporkan sudah ada 60 korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Diduga korban meninggal disebabkan dari tembakan senjata jenis AK47 dan ledakan granat tangan. Ledakan ini terdengar di dekat stadion sepakbola tempat pertandingan antara Prancis dan Jerman. Selain itu suara ledakan juga terdengar di salah satu klub malam bernama Bataclan.

Disebutkan oleh jaringan televisi France 24, Presiden Francois Hollande yang tengah menyaksikan pertandingan di Stade de France ini telah dievakuasi ke tempat yang aman.

Dikutip Reuters pada Sabtu (14/11/2015), seorang pejabat menjelaskan, “Hollande dan Menteri Dalam Negeri bergegas pergi dari pertandingan sepakbola untuk untuk menghadapi situasi yang tengah berlangsung.”

Ada pula saksi yang mengatakan ia mendengar suara tembakan saat sedang berjalan di sebuah jalan di Distrik 10 Paris, lokasinya tak jauh dari Place de La Republique. Saat ia tiba di luar sebuah restoran ia melihat orang yang tewas di tanah. “Saya melihat 3 mayat yang dimasukkan ke dalam kantong mayat,” kata Fabien Baron, seorang mahasiswa.

Dari BBC dirilis, setidaknya satu orang melepaskan tembakan dengan senapan otomatis di restoran Petit Cambodge di Distrik 11 Paris. Tembakan juga terdengar dekat pusat seni Bataclan.

Tiga ledakan juga dilaporkan terjadi di luar bar dekat Stade de France, yaitu lokasi tim Prancis tengah menjamu kesebelasan Jerman.

Wartawan BBC di Restoran Petit Cambodge mengatakan dirinya melihat 10 orang di jalan dalam kondisi tak bernyawa dan beberapa mengalami cedera serius. Ia juga menjelaskan polisi kini telah di lokasi dan menutup tempat kejadian.

Advertisements

Comments

comments