Meski Kalah dalam Grammy Awards 2016, Joey Tetap Banggakan Indonesia

54
225
Meski Kalah dalam Grammy Awards 2016, Joey Tetap Banggakan Indonesia
Joey Alexander (Gambar : Google)

Joey Alexander (12), Pianis muda Indonesia yang sangat berbakat ini saat ini belum mendapatkan keberuntungannya. John Scofield mengalahkannya dalam kategori Best Jazz Instrumental Album, dan juga disingkirkan oleh Christian McBride di kategori Best Improvised Jazz Solo versi Grammy Awards 2016.

Pengumuman kedua kategori tersebut secara bersamaan berlangsung dengan Grammy Awards Premiere Ceremony yang diadakan oleh Microsoft Theater, Los Angeles, AS, Senin (15/2/2016) waktu setempat atau pada hari Selasa (16/2/2016) pukul 04.30 WIB.

McBride dengan komposisi “Cherokee” nya berhasil memenangkan kategori Best Improvised Jazz Solo setelah bersaing secara ketat dengan komposisi Giant Steps” (Joey Alexander, album My Favorite Things); “Arbiters Of Evolution” (Donny McCaslin, album The Thompson Fields); “Friend Or Foe” (Joshua Redman, album The Bad Plus Joshua Redman); dan “Past Present” (John Scofield, album Past Present).

Selain itu, pada kategori Best Jazz Instrumental Album, Scofield berhasil meraih piala Grammy setelah album Past Present miliknya menjadi juara dalam persaingan dengan album My Favorite Things karya Joey Alexander; Breathless (Terence Blanchard featuring The E-Collective);Covered: Recorded Live At Capitol Studios (Robert Glasper & The Robert Glasper Trio); dan Beautiful Life (Jimmy Greene).

Walaupun demikian, prestasi yang sudah dicapai oleh Joey Alexander dalam ajang Grammy Awards tahun 2016 tetap mendapatkan apresiasi yang sangat positif oleh masyarakat Indonesia terutama oleh artis musik Tanah Air, seperti pemain keyboard Yovie Widianto. Yovie selaku personel grup Kahitna tersebut mengaku sangat bangga bahwa ada orang Indonesia yang mampu bersaing dan tampil bersama musisi asing di ajang Grammy Awards tahun ini. Ia pun berharap bahwa dunia akan mulai melirik wajah musik Indonesia. “Joey telah membuka pintu dan mata dunia. Harus kita dukung sekali,” ujar Yovie.

Selain Yovie, penyayi ternama Marcell Siahaan juga ikut berkomentar mengenai prestasi yang telah dicapai oleh Joey. Menurutnya, keberhasilan yang Joey dapat saat mampu menembus Grammy Awards 2016 akan sangat memicu anak-anak bangsa untuk ikut berkarya di kancah Internasional. “Semoga Joey Alexander bisa menjadi trigger atau pemicu semangat untuk kita semua. Kita jangan hanya berkata ‘Oh Joey keren’, tetapi juga harus termovitasi bahwa anak-anak seperti Joey ini sebenarnya sangat banyak di Indonesia,” kata Marcell.

Penyayi rap Jflow juga tidak mau ketinggalan untuk memberikan komentar tentang Joey. Menurutnya, apa yang sudah Joey torehkan adalah sebuah prestasi , bukan sensasi. “Nah, yang kayak gini-gini memang harus di-support. Yang dijual sama Joey prestasi, bukan sensasi,” ujarnya. “Suatu saat nanti Joey pasti akan tampil di Tanah Airnya sendiri dan akan memukau setiap pasang mata yang menyaksikannya” tambah Jflow. “Apalagi pada tahun ini Joey akan memulai tur ke Asia, semoga saja bisa mampir ke Indonesia supaya orang Indonesia bisa melihatnya. Ini Joey bahkan enggak ada di acara televisi pagi-pagi, ini orang enggak ada di acara yang ramai-ramai, tetapi dia bisa bikin kita dan Indonesia bangga,” ucapnya.

Advertisements

Comments

comments

Comments are closed.