Menakhlukkan Jalur Taman Nasional Bromo Tengger Semeru dengan Motor Trail

0
99
jalur trabas, taman nasional, bromo semeru tengger

Beraneka macam wisata untuk mendapatkan kesenangan, mulai dari wisata kuliner, wisata belanja, wisata alam wisata edukasi hingga wisata religi. Kesemua itu bertujuan untuk merefresh otak dan membuat hati senang. Meski harus mengeluarkan biaya yang lumayan besar, tetapi kepuasan itu memang tidak bisa dinilai dengan uang.

Ada satu lagi jenis wisata yang mungkin jarang kita ketahui atau jarang dikenal oleh kebanyakan orang. Karena wisata ini tergolong mahal dan mensyaratkan banyak hal untuk dapat menikmatinya. Wisata trabas sebenarnya sudah ada sejak lama dan komunitasnya pun telah banyak berkembang di berbagai daerah. Hanya saja karena sesuai dengan namanya, wisata trabas ini justru dilakukan di area-area yang memang masih sangat jarang dijamah oleh manusia. Atau istilahnya adalah menakhlukkan medan.

Wisata trabas ini selain harus menggunakan motorsport jenis trail atau tracker, juga membutuhkan nyali dan ketangguhan fisik yang mumpuni. Karena para ‘trabaser’ ini harus bisa mengendalikan kegarangan mesinnya saat berpacu dimedan yang sama sekali tidak ramah.

Salah satu jalur yang menjadi favorit para trabaser ini adalah menakhlukkan jalur pegunungan. Menembus hutan, rawa dan sabana menjadi tantangan bagi mereka yang hoby dan mendapatkan kepuasan tersendiri dengan jalur-jalur yang telah ditempuhnya.

Jalur pendakian Taman Nasional Bromo Semeru Tengger yang terletak di Provinsi Jawa Timur ini adalah salah satu trek favorit dan trek yang wajib ditempuh oleh para trabaser yang ingin semakin mengukuhkan area-area takhlukannya. Dalam Trabas di Jalur Taman Nasional Bromo Tengger Semeru ini trabaser akan melalui empat spot keren diantaranya :

Menuju Pananjakan 1, menikmati matahari terbit

Untuk melihat matahari terbit dari puncak Pananjakan 1. Estimasi waktu diperkirakan tiba di Pananjakan ini adalah sekitar pukul 3 – 4 pagi. Disana wisatawan bisa istirahat sejenak sambil menunggu munculnya sunrise. Di Pananjakan 1 juga terdapat mushola bagi yang hendak melaksanakan shalat subuh, juga terdapat warung makan yang disediakan oleh penduduk lokal. Jadi jangan khawatir jika belum sempat sarapan.

Bukit Teletabies

Searah dengan perjalanan mengarungi lautan pasir dan padang savana, pada sisi selanjutnya dari kawasan gunung bromo terdapat kumpulan bukit-bukit kecil yang begitu menawan. Dengan warnanya yang menghijau mengingatkan kita pada bukit-bukit indah pada film teletabies. Karenanya untuk memudahkan penyebutan bukit-bukit tersebut dinamakan bukit teletabies.

Lautan Pasir Putih Berbisik dan Padang Savana

Rute selanjutnya adalah menelusuri hamparan luas pasir putih dan padang savana. Areal kawasan Gunung Bromo merupakan cekungan yang sangat luas. Dimana dibagian tengah terdapat gunung dan kawah Bromo yang dikelilingi oleh hamparan pasir putih yang sangat luas. Saat angin menerpa maupun saat hujan tiba, anginnya mengenai pasir yang sayup-sayup terdengar gesekan pasir sehingga dinamakan pasir berbisik. Pada sisi yang lain terhampar padang rumput yang tidak kalah luasnya, dan saat musim tertentu terlihat sangat hijau dan indah. Orang-orang menyebutnya dengan padang savana.

Kawah Gunung Bromo

Di kawah gunung Bromo wisatawan bisa berfoto dan menikmati keindahan alam dari puncak gunung Bromo. Di areal kawah Bromo juga terdapat warung makan tenda-tenda yang disediakan oleh penduduk lokal. Disana pula terdapat pura yang berada ditengah hamparan pasir putih. Bagi wisawatan yang menghendaki kenyamanan, di areal kawah Bromo mulai dari tempat pemberhentian jeep, terdapat persewaan kuda untuk dinaiki hingga pelataran kawah bromo dengan harga berkisar 50 ribu sampai 100 ribu bergantung kemahiran dalam nego harga.

 

Advertisements

Comments

comments