Ramadhan Unik, Berburu Aneka Takjil di Lembah UGM Yogyakarta

0
137
ramadhan, takjil, lembah UGM

 

Bulan Ramadhan selalu menjadi moment yang selalu dinanti oleh setiap orang, khususnya umat Islam. Namun tidak hanya umat Islam saja yang sebenarnya bisa menikmati perbedaan suasana bulan Ramadhan. Umat agama lain juga pasti bisa ikut merasakan semaraknya bulan Ramadhan.

Yang berbeda tentu adalah banyaknya warung makan yang tidak buka pada siang hari pada bulan Ramadhan, dan menjelang sore akan banyak kita jumpai banyak penjual makanan ditempat-tempat strategis disekitar kita. Makanan yang dijual khusus pada sore menjelang magrib itu biasa disebut takjil.

Bagi anda yang berdomilisi di Yogyakarta atau sedang kost disana, anda bisa menemukan pusat lapak takjil diberbagai sudut kota Yogyakarta. Tapi rasanya belum afdol bila anda belum berkunjung ke Lembah UGM untuk mencari aneka macam takjil yang dijual disana.

Setiap bakda Ashar hingga menjelang Mahgrib pada Ramadhan, kawasan ini berdenyut kencang. Bukan oleh para mahasiswa yang hendak berangkat atau pulang kuliah, melainkan para para pemuda yang hendak ngabuburit dan berburu takjil.

Hampir semua takjil kegemaran anak muda tersedia di sana. Minuman manis dan segar, diantaranya tersedia es buah, es kelapa muda, es blewah, es cendol, es carica, es cincau, sampai es pisang ijo khas Makassar. Makanan yang dijajakan pun sangat bervariasi dan umumnya sangat khas anak muda, seperti aneka kolak, tempe penyet, siomay, bakso, batagor, sosis bakar, sampai jajanan ala Jepang yaitu takoyaki.

Tak hanya berperan sebagai pembeli, tak sedikit pula anak muda yang tampil sebagai penjual. Inilah yang membedakan lembah UGM dengan pasar takjil Ramadhan lainnya. Biasanya, para mahasiswa berjualan secara patungan bersama beberapa orang temannya. Tidak hanya mahasiswa UGM, tapi juga mahasiswa dari perguruan tinggi lain di Kota Gudeg ini.

Harga Terjangkau

Jenis sajian dingin lain yang laris manis di lembah UGM adalah es pisang ijo. Sajian khas Makassar ini dijajakan dengan harga sekitar Rp 5.000 per kemasan. Berada di lingkungan kampus, tak heran jika lembah UGM menjadi tempat ngabuburit dan berburu takjil favorit bagi para mahasiswa. Tak hanya itu, makanan yang dijajakan pun sangat akrab di lidah anak muda. Begitu pula harganya, sangat bersahabat.
Minuman dingin yang yang dijual cukup terjangkau, Bahkan, kolak seharga Rp 1.500 per kemasan pun masih dapat dijumpai di sana. Harga yang terjangkau ini tentu sangat pas dengan kantong para mahasiswa yang sebagian besar merupakan anak kos.

Advertisements

Comments

comments