Susu Kental Manis Ternyata Tidak Baik Bagi Anak

0
101
Susu kental manis/Google

Kabarnesia.com – Saat ini segala macam cara instan ditawarkan untuk memenuhi kebutuhan. Salah satunya kebutuhan akan nutrisi. Susu Kental Manis (SKM) adalah contoh susu yang biasanya dijadikan solusi bagi ibu untuk menambah nutrisi anak dengan cara instan.

Belakangan ini isu SKM menjadi marak diperbincangkan. Pasalnya berdasarkan penelitian, di Amerika sejak tahun 1952 susu kental manis tidak dikonsumsi sebagai susu tapi hanya sebagai toping makanan penambah rasa. Di Indonesia sendiri, susu kental manis ini masih dijadikan

Drg. Annisa Rizki Amalia, Sp. KGA dari perhimunan dokter gigi anak menjelaskan susu kental manis adalah susu sapi yang kandungan nutrisinya sudah menurun karena proses pembuatannya. Dalam susu kental manis tentunya konsistensi gula lebih tinggi dibandingkan dengan kandungan lainnya.

“Makanan yang lengket pada gigi akan lebih mungkin meningkatkan produksi asam dan memberikan lingkungan bagi pentumbuhan bakteri dan dekalsifikasi enamel gigi,” ujarnya.

Susu kental manis, lanjutnya, tidak diproduksi untuk anak-anak. Dimana kandungan kalsium dan vitamin yang dibutuhkan untuk pertumbuhan gigi susu dan tetap untuk anak masih kalah jauh di bawah susu sapi murni.

“Kandungan kalsium untuk susu kental manis sendiri hanya sekitar 10,85 persen dan kandungan vitamin D nya sekitar 0,06 persen. Tentunya ini tidak sebanding dengan kadungan susu sapi murni dimana untuk kalsium sekitar 24,64 persen dan 31,1persen vitamin D,” lengkapnya.

Advertisements

Comments

comments