Robert Mugabe Diberhentikan Sebagai Presiden Zimbabwe

1
106
Presiden Zimbabwe, Robert Mugabe (Tsvangirayi Mukwazhi/AP Photo)

Kabarnesia.com – Partai berkuasa Zimbabwe (ZANU-PF) memecat Presiden Robert Mugabe untuk mengakhiri masa pemerintahannya selama 37 tahun sebagai pemimpin negara Afrika pada Minggu (19/11).

Wakil Presiden Emmerson Mnangagwa yang baru saja dipecat (Mugabe) beberapa waktu lalu diangkat sebagai pemimpin baru partai ZANU-PF dan diharapkan dapat memimpin sebuah pemerintahan baru.

Salah satu anggota partai mengatakan Mugabe harus mengundurkan diri pada pukul 12 siang. Jika tidak maka dirinya akan menghadapi impeachment. Innocent Gonese bersama dengan partai MDC-T mengungkapkan lagkah tersebut berdasarkan hasil diskusi partai ZANU-PF yang berkuasa untuk bertindak bersama-sama.

“Jika Mugabe tidak pergi pada hari Selasa, maka seirama matahari terbit dari timur, proses impeachment akan masuk,” kata Gonese dikutip dari Foxnews (19/11).

Tokoh senior partai berkumpul pada hari Minggu (19/11) pagi untuk sebuah pertemuan darurat Komite Sentral partai tersebut dan membahas seruan melengserkan pemimpin berusia 93 tahun ini.

Pemecatan ini secara signifikan akan melemahkan posisi Mugabe. Presiden Zimbabwe menolak mundur setelah militer mengambil alih kekuasaannya pekan lalu. Demonstrasi besar-besaran pun dilakukan rakyat Zimbabwe untuk Mugabe turun dari kekuasaannya.

Hasil dari rapat akbar nantinya akan dibawa ke sidang paripurna Parlemen Zimbabwe pada Selasa (21/11) mendatang. Sidang tersebut diyakini akan menghasilkan putusan impeachment (pemakzulan) jika Mugabe masih bersikukuh mempertahankan jabatannya.

Rapat akbar tersebut juga mencopot Ibu Negara, Grace Mugabe, sebagai Ketua Liga Perempuan Partai ZANU-PF. Ketika keputusan pencopotan pasangan suami istri itu diumumkan, suasana rapat akbar mendadak penuh sorak sorai kemenangan.

 

Baca Juga:

Advertisements

Comments

comments

1 COMMENT

Comments are closed.