MK Tolak Gugatan Pasal LGBT dan Perzinaan

3
95
MK Tolak Pasal LGBT
MK Sedang Uji Materi Sidang Pasal LGBT (Sumber Foto: Salam Online)

Kabarnesia.com – Mahkamah Konstitusi membacakan hasil sidang terkait Uji Materi tiga pasal, yakni 284, 285, 292 KUHP tentang perzinaan, perkosaan dan LGBT. Dalam keputusan sidang tersebut, MK menolak seluruh Uji Materi tiga pasal tersebut.

Alasan MK menolak gugatan  Uji Materi ini karena pokok permohonan pemohon untuk memperluas makna zina dan norma hukum pidana tidak tepat dan tidak beralasan menurut hukum.

Hakim Maria Farida Indrati pun menuturkan gugatan yang diajukan pemohon seharusnya diajukan kepada pembuat UU, yaitu DPR dan Pemerintah.

“Perlu tidaknya dilengkapi hal itu sepenuhnya kebijakan pembentuk undang-undang melalui kebijakan politik yang merupakan bagian dari politik hukum pidana,” ujar Maria di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK) di Jakarta.

“Karena gagasan yang diajaukan pemohon seharusnya diajukan kepada pembentuk undang-undang melalui kebijakan politik yang merupakan bagian dari politik hukum pidana,” tambah Hakim Maria Farida Indrati saat membacakan putusan di Gedung MK.

BACA JUGA:

Sedangkan, menurut Kuasa Hukum Pemohon, jika gugatan seharusnya diajukan ke DPR mengapa MK menerima gugatan tersebut, bahkan telah terjadi selama setahun dan sidang berlangsung sebanyak 23 kali.

“Tentu ini bukan akhir, kita tetap akan memperjuangkan hal ini sesuai jalur yang ada. Dan terus memberi pemahaman kepada masyarakat,” ungkap Feizal saat di Gedung MK, Jakarta.

Sebelum MK memutuskan tolak Uji Materi tiga pasal ini, terdapat perbedaan pendapat atau dissenting opinion dari empat orang hakim yang menangani uji materi tersebut, yaitu Arief Hidayat, Anwar Usman, Wahidudin Adams, dan Aswanto. Mereka berpendapat ketentuan tersebut bertentangan dengan UUD 1945 dan tidak mendasarkan pada norma agama dan sinar ketuhanan.

Baca juga artikel menarik lain terkait hukum atau informasi terkini lainnya di Kabarnesia.

 

Advertisements

Comments

comments

3 COMMENTS

Comments are closed.