Gempa Bumi 7,3 SR di Selatan Jawa Berpotensi Tsunami

1
165
Gempa bumi 7,3 SR melanda Selatan Jawa
Gempa bumi yang berpusat di barat daya Tasikmalaya, Jawa Barat berkekuatan 7,3 SR (Sumber Foto: Beritasatu)

Kabarnesia.com – Gempa bumi berkekuatan 7,3 skala richter yang berpusat di Samudra Hindia, mengagetkan warga yang tinggal di Selatan Pulau Jawa. Gempa tersebut dirasakan dan melanda beberapa daerah di Selatan Jawa, seperti Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Tengah, hingga Jawa Barat.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat yang bertempat tinggal di sekitar kawasan pantai untuk siaga terhadap kemungkinan terjadinya tsunami. Gempa bumi yang berpusat di kedalaman 105 KM yang berada di 43 kilometer barat daya Tasikmalaya, Jawa Barat itu terjadi pada pukul 23.47 WIB, Jumat (15/12).

Gempa berskala II Modified Mercally Intensity tersebut dapat dirasakan di derah lain, dan mampu menggerakkan benda-benda di daerah yang terasa gempa. Sehingga, tidak hanya di Tasikmalaya, gempa juga terasa di Jakarta, Tangerang, Sukabumi, hingga Jawa Timur.

Dalam laman resminya, BMKG mengatakan, potensi tsunami sudah mencapai level siaga, yang artinya potensi adanya gelombang tsunami akan mencapai ketinggian 0.5 m – 3 m. BMKG juga menyarankan agar pemerintah provinsi yang daerahnya berstatus siaga untuk memperhatikan dan segera mengarahkan masyarakat untuk melakukan evakuasi.

Sirine early warning system di Pantai Pangandaran yang berbunyi menyebabkan warga berlarian keluar rumah untuk menyelamatkan diri. Tidak hanya itu, dilaporkan oleh Juru Bicara Basarnas Jabar Joshua Banjarnahor mengatakan, terdapat informasi di sekitaran Pantai Pangndaran bahwa air laut mulai surut.

Hal itu merupakan tanda akan adanya gelombang tsunami, sehingga warga di sekitar Pantai Pangandaran diminta untuk menjauh dari pantai. Tidak hanya di Pantai Pangandaran, warga yang bertempat tinggal di sekitaran Pantai Selatan Jawa diminta untuk mengungsi ke dataran yang lebih tinggi.

Hingga kini, kerusakan yang terjadi belum bisa diketahui secara menyeluruh, hanya terdapat beberapa foto yang tersebar di media sosial mengatakan beberapa bangunan di wilayah terdampak gempa mengalami keretakan dinding, dan berbagai perabot rumah tangga yang berantakan.

Belum diketahui jumlah kerusakan dan kerugian materil yang dialami, serta belum adanya laporan terkait korban jiwa yang diakibatkan gempa, hingga berita ini diturunkan.

Baca juga artikel menarik terkini lainnya di Kabarnesia.

Advertisements

Comments

comments

1 COMMENT

Comments are closed.