Orang Optimis Lakukan 10 Hal Ini Setiap Hari

0
93
Optimisme/Net

Kabarnesia.com – Apa yang ditanam akan senada dengan apa yang dituai. Mungkin ungkapan itu cocok untuk Anda yang sedang mengusahakan kebaikan. Salah satunya dengan melakukan hal-hal dibawah ini yang bisa membuat hidup Anda lebih optimis, dilansir dari Readers Digest.

Bekerja sesuai yang diminati

Jika Anda terbangun dan takut unutk menjalani hari kemudian harus menyeret diri keluar dari tempat tidur untuk mulai bekerja mungkin sudah saatnya untuk mulai mencari padang rumput hijau. Begitu menurut Pluto TV’s chief growth officer and co-founder, pada a LinkedIn blog post.

Dia mencatat bahwa seorang optimis memilih pekerjaan atau karir yang memiliki hasrat sejati. Akhirnya, kebahagiaan dan kepuasan Anda di tempat kerja akan merembes ke dalam setiap aspek kehidupan Anda juga.  “Bagi orang yang optimis, pekerjaan lebih dari sekedar kesempatan untuk memdapatkan gaji. Ini juga merupakan kesempatan untuk belajar, tumbuh, dan melakukan apa yang Anda sukai, ” ujarnya.

Mencoba, dan coba lagi

Seorang yang optimis akan terus mencari solusi baru untuk masalah lama. Dalam sebuah penelitian, para peserta diberi anagram yang hampir tidak mungkin dipecahkan, subjek yang paling optimis bermain-main 50 sampai 100 persen lebih lama daripada orang yang pesimis. Dan karena optimis cenderung bertahan untuk memecahkan masalah lama setelah orang-orang pesimis, dalam jangka panjang mereka cenderung lebih berhasil dalam pekerjaan, ataupun hubungan.

Menghabiskan waktu dengan orang optimis lainnya

Menemukan pasangan yang ceria adalah cara terbaik untuk menjadi satu. Dalam satu tahun studi, lebih dari 100 pasangan usia kuliah di University of Oregon, pemikir positif dan pasangannya melaporkan kepuasan yang lebih besar dalam hubungan mereka daripada pasangan bebas optimis. Manfaatnya berlaku untuk segala jenis hubungan baik itu pernikahan, persahabatan, atau bahkan rekan kerja. Kemungkinannya, semakin positif lingkungan Anda, semakin positif pula perasaan Anda.

Berterimakasih

Meluangkan waktu untuk berterima kasih kepada seseorang. Ketika orang diberi tahu untuk menulis dan kemudian secara pribadi mengirimkan surat ucapan terima kasih kepada seseorang yang sangat baik kepada mereka, mereka mengalami peningkatan dalam kebahagiaan yang besar, menurut sebuah studi di University of Pennsylvania. Apalagi, dorongan kebahagiaan itu berlangsung satu bulan penuh.

Menemukan cara baru untuk menggunakan kekuatan mereka

Banyak orang optimis yang kreatif dan menemukan cara untuk berbagi kreativitas dengan orang lain, seperti menjadi sukarelawan di kamp seni anak-anak setempat atau memasak hidangan baru untuk dicoba oleh rekan kerja. Jika kreativitas tidak datang secara alami kepada Anda, jangan putus asa. Anda sebenarnya bisa melatih otak Anda untuk mulai berpikir dengan cara yang benar. Cobalah unutk tuliskan lima kekuatan teratas Anda, lalu gunakan salah satu dari kekuatan ini dengan cara baru dan berbeda setiap hari selama satu minggu. Mereka yang melakukannya melaporkan peningkatan kebahagiaan selama enam bulan penuh sesudahnya, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan di Psychologist’s Desk Reference.

Baca Juga :

Selalu tersenyum

Ternyata, tersenyum lebih dari sekedar membuat kita terlihat bahagia namun juga membuat kita juga merasa bahagia. Penelitian telah menemukan bahwa tersenyum (salah satu kegiatan favorit para optimis) memiliki banyak manfaat psikologis dan fisik, termasuk menurunkan tingkat stres, memperbaiki mood, dan membantu Anda membuat lebih banyak teman. Periset percaya bahwa senyum dapat mengurangi hormon stres dan membuat Anda tampak lebih mudah didekati. Jadi lain kali Anda merasa marah, tersenyumlah.

Tidak menyimpan dendam

Meski bisa dikatakan lebih mudah daripada yang dilakukan, belajar memaafkan bisa menjadi jalur tercepat untuk menjalani gaya hidup yang lebih positif, menurut David Mezzapelle, penulis Contagious Optimism. “Buat kedamaian dengan masa lalu, tidak akan merusak masa kini. Begitu Anda menyelesaikan ini, Anda akan menutup bab-bab itu dan menjalani kehidupan yang lebih positif dan bahagia,” katanya.

Menuliskan hal-hal baik yang terjadi

Jika Anda meluangkan beberapa menit setiap hari untuk menulis tentang hal-hal baik dalam hidup Anda, mungkin Anda berada di jalan menuju disposisi yang lebih cerah, menurut Amy Przeworski, PhD, di Psychology Today. Bahkan jika itu bukan hari yang sangat menyenangkan, cobalah untuk menemukan sesuatu yang positif untuk dikatakan.

“Sebagian besar situasi dapat dilihat baik dalam cahaya positif maupun negatif. Anda hanya perlu menemukan yang positif dan terus mengingatkan diri Anda agar bisa mempercayainya, “kata Przeworski.

Semakin banyak waktu yang Anda ambil untuk memperhatikan kenegatifan Anda dan mengarahkannya kembali ke pemikiran positif, semakin optimis Anda akan melatih pikiran Anda. Sebuah studi tentang journaling biarawan Katolik menemukan bahwa mereka yang berfokus pada konten yang lebih menggembirakan akan hidup lebih lama.

Menjalani gaya hidup sehat

Sudah menjadi rahasia umum bahwa olahraga dapat meningkatkan kadar serotonin atau hormon kebahagiaan di otak yang membuat Anda merasa lebih positif dan puas. Seorang optimis juga merawat tubuh mereka dengan cara lain, seperti makan makanan sehat atau menghabiskan waktu di luar rumah untuk menyerap beberapa vitamin D yang baik. Mezzapelle menyarankan untuk berolahraga dan berjemur setiap hari, meski hanya 15 menit. Hal ini akan meningkatkan mood dan produktivitas Anda.

Fokus pada hubungan

Seorang yang optimis biasanya adalah pendengar yang baik, menurut Mezzapelle, yang memungkinkan mereka membangun hubungan yang lebih kuat. Ketika Anda mendengarkan, Anda membuka kemampuan Anda untuk lebih mengenal pengetahuan dibandingkan menghalangi dunia dengan kata-kata atau pikiran yang mengganggu. Anda juga menunjukkan rasa percaya diri dan rasa hormat kepada orang lain. Di pagi atau sesudah bekerja, luangkan waktu untuk duduk dan bercakap-cakap dengan teman dan keluarga.

Baca juga artikel menarik atau informasi terkini lain di Kabarnesia.

Advertisements

Comments

comments