Pola makan dan penyakit jantung di Indonesia

1
312
pola makan,diet,obesitas,kegemukan,langsing,berat badan
obat kuat,libion,libiceng,phuceng,madu stamina,madu phuceng,sehatshop,stamina pria,madu,jahe merah,purwoceng

makan,pola makan,penyakit jantung,gizi

Menurut beberapa data yang beredar, kasus penyakit jantung dan kolestrol di Negara kita tercinta ini relatif meningkat jumlahnya.apa yang menyebabkan hal ini terjadi? ternyata menurut seorang dokter spesialis gizi klinik, dr Widjaja Lukito yang juga menjabat Dewan pertimbangan presiden (wantimpres) bidang kesejahteraan rakyat, penyebab utamanya adalah pola makan tradisional orang indonesia yang tergolong kurang sehat dan minim fiber (serat)

Tak dapat dipungkiri jika masakan etnik/tradisional di Indonesia masih didominasi oleh masakan bersantan kelapa yang memang terkenal dengan nilai kolestrolnya yang tidak main-main, selain itu masih menurut beliau persentase konsumsi fiber masyarakat indonesia juga tergolong sangat minimim, hanya sekitar 12%, itupun sudah tergolong yang paling baik sekali di Indonesia.Padahal, beliau menambahkan, diluar negri konsumsi fiber (serat) bisa mencapai 25% atau lebih, ini menunjukkan akan semakin banyak penyakit degeneratif seperti stroke dan jantung di Indonesia

Lantas jika sudah begini, apa usaha kita? haruskah kita pasrah? menurut saya tidak bijak menyalahkan pola makan etnik di Indonesia, karena itu kembali lagi kepada manusianya sendiri, yang harus menjadi perhatian bukan menghilangkan pola makan/ masakan yang sudah menjadi budaya yang mengakar, tetapi menambah aspek penunjang kesehatan lain seperti menambah porsi sayur-mayur segar (fiber/serat) dalam makanan kita sehari-hari.

Comments

comments

Comments are closed.