Terowongan Kereta Api di Bawah Gunung Everest akan Dibangun China

0
217
phuceng,madu stamina,madu phuceng,sehatshop,stamina pria,madu,jahe merah,purwoceng

Negeri Tirai Bambu ini tidak henti-hentinya menuai sensasi. Setelah sebelumnya telah membangun gedung yang tinggi tapi hanya beberapa hari waktu pengerjaan, sekarang China kembali berancana membangun jalur kereta api di Bawah gunung Everest.

Rencananya China akan menggali jauh lebih dalam dibawah Gunung Everest untuk membangun terowongan kereta api ke negara tetangga Nepal. Jika terowongan ini selesai, jarak tempuh antara Calcutta ke Beijing mungkin saja bisa ditempuh selama sehari perjalanan.

Hal ini dilakukan setelah pejabat Nepal meminta agar rute perjalanan dari Xining China ke Tibet untuk diperpanjang hingga perbatasan dan ke daerah Kathmandu.Menurut laporan, jalur yang diusulkan tersebut bisa terus ke daerah Lumbini, sebuah situs wasian dunia. Untuk sampai kedaerah tersebut memang harus melewati dibawah Everest.

phuceng,minyak lintah,minyak lintah CHC,mesra perkasa

Seperti dikutip dari Kompas.Com, “Jalur itu mungkin akan harus melalui Everest sehingga para pekerja mungkin harus menggali sejumlah terowongan yang sangat panjang,” kata Wang Mengshu, ahli kereta api di Chinese Academy of Engineering.

Dia menambahkan bahwa persiapan pengerjaan proyek sedang dilakukan atas permintaan pemerintah Nepal. Tetapi karena medan daerah Himalaya yang sedikit menantang, maka jarak tempuh maksimum hanya sampai 80 km/jam.

Jalur ini sengaja disediakan bagi para wisatawan dari daerah Beijing ke Lumbini, dimana tempat yang dipercaya Buddha dilahirkan. Setelah itu diharapkan setelah pembuatan jalur kereta api ini akan meningkatkan jumlah wisatawan dan peziarah, Chinapun sudah memberikan kesanggupannya dalam pengembangan kota tersebut. Hal ini semakin menunjukkan dominasi China di negara Nepal.

Tetapi nampaknya pengerjaan ini ada sedikit tantangan dari India, mereka takut akan lebih meluasnya dominasi China di halaman belakangnya serta di daerah Samudra Hindia. Hal ini memang sangat sensitif karena Nepal adalah negara tetangga dari India. Tidak hanya dari India, kelompok Hak Asasi termasuk Internation Campaign for Tibet juga memberikan kritik atas perluasan jaringan kereta api ini. Mereka menyatakan bawah proyek itu memiliki “implikasi berbahaya bagi keamanan daerah regional serta ekosistem akan rapuh dari dataran tertinggi serta terbesar sedunia itu”.

Tetapi, Indiapun juga tidak terlalu menentang keras. Karena pembangunan tersebut diyakini juga memiliki manfaat yang besar bagi India sebagai jalur perdagangan dan Indiapun tidak perlu mengeluarkan biaya apapun.

levidio,youtuber,youtube,powerpoint

Comments

comments