5 Menu Takjil Ini Tidak Boleh Anda Lewatkan Saat Berbuka Puasa !

0
305
5 Menu Takjil Ini Tidak Boleh Anda Lewatkan Saat Berbuka Puasa !
Kolak Biji Salak (Gambar : Google)

Ramadhan, bulan yang selalu dinanti-nantikan oleh seluruh umat islam ini adalah bulan yang pernuh berkah dimana selama sebulan penuh kita diwajibkan untuk menjalankan salah satu rukun islam yaitu puasa. Umat islam diwajibkan untuk berpuasa sehari penuh dan menahan diri dari segala sesuatu yang membatalkan puasa seperti makan, minum, dan hal-hal non-fisik lainnya yang bisa membatalkan puasa.

Selama sehari penuh kita hanya diperbolehkan makan saat sahur dan setelah magrib atau saat berbuka puasa dan setelahnya sampai pada saat sahur kembali. Karena sudah menahan makan dan minum selama seharian, jangan sampai melewatkan makanan yang akan kita makan pada saat berbuka puasa. Rosulullah sendiri pernah bersabda bahwa “Berbukalah dengan makanan yang manis”. Makanan manis yang dimakan saat berbuka puasa biasanya disebut sebagai Takjil. Berikut merupakan beberapa jenis dan macam Takjil yang tidak boleh Anda lewatkan ketika berbuka puasa di bulan ramadhan.
1. Kolak

Kolak Pisang
Kolak ( Gambar : Google )

Siapa yang tidak kenal dengan takjil khas yang sangat difavoritkan oleh masyarakat Indonesia ini. Kolak memang menjadi menu takjil yang paling diminati karena cara memasaknya yang simple, manis, dan bisa divariasikan sesuai dengan selera kita. Umumnya kolak ubi, singkong, pisang atau labu kuning menggunakan kuah santan manis yang lebih sering dengan campuran gula jawa atau gula merah. Untuk menemukan makanan kha ini juga tidak perlu susah-susah karena Anda pasti akan menemukannya di banyak tempat ketika bulan ramadhan.

phuceng,madu stamina,madu phuceng,sehatshop,stamina pria,madu,jahe merah,purwoceng

2. Kolak Biji Salak

Kolak Biji Salak
Kolak Biji Salak (Gambar : Google)

Nama ini terasa unik bagi kita. Anda pasti membayangkan biji salak asli dibuat menjadi kolak. Tentu saja tidak ini hanya nama panggilan saja karena bentuknya yang mirip dengan biji salak. Menu takjil ini dibuat dari tepung yang biasanya dicampur dengan ubi dan dibentuk bulat-bulat menyerupai biji salak kemudian direbus dan disajikan bersama kuah gula dan santan. Cara menyajikan menu takjil ini juga berbeda disetiap daerah ada yang mencampurnya dengan bubur sumsum, bubur ketan hitam, dan cenil. Makanan ini juga tidak susah untuk ditemui karena biasanya disetiap daerah ada yang menjual menu takjil yang khas ini.

3. Bubur Kampiun

Bubur  Kampiun
Bubur Kampiun (Gambar : Google)

Bubur khas Kota Minangkabau ini memiliki nama unik kampiun atau champion ( Pemenang ) yang konon katanya dinamakan karena bubur ini adalah bubur yang menjadi juara saat kontes memasak pada tahun 1960-an. Bubur ini biasanya terdiri dari cmapuran kolak pisang, bubur sumsum, kolak ubi, bubur candil, bubur delima, bubur ketan hitam dan putih, dan srikaya. Bubur ini tentu saja keluar menjadi pemenang karena menyatukan hampir semua jenis bubur yang ada dan isinya bisa dibilang sebagai Open Richers. Bubur ini bisa dengan mudah ditemukan di hampir seluruh wilayah di Sumatera, dan juga sudah bisa dijumpai diberbagai kota lainnya di Indonesia.

4. Es Palu Butung atau Es Pisang Ijo

Bubur  Kampiun
Es Palu Butung (Gambar : Google)

Es dengan nama yang unik ini merupakan takjil yang berasal dari Sulawesi Selatan. Disajikan dengan bahan utama adalah pisang kapok kemudian dibalut adonan tepung beras secara tipis yang diberi pewarna hijau kemudian dikukus lalu dipotong-potong dan disajikan bersama bubur tepung beras yang diberi pewarna merah. Menu takjil ini merupakan makanan yang sangat lembut dilidah dan menarik karena rasa gurih pada buburnya bersatu dengan sirup serta legitnya pisang kepok. Bagi anda yang menjalankan puasa ramadhan menu takhil ini merupakan menu yang pas untuk dijadikan menu pilihan dalam berbuka puasa.

5. Lemang

Lemang
Lemang ( Gambar : Google)

Anda pasti pernah mendengar menu takjil khas yang satu ini. Menu takjil khas Melayu, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Jambi, Riau dan Bengkulu serta Negara tetangga Malaysia yang bisa juga ditemukan di Jakarta ini biasanya disajikan bersama tapai ketan, karena lemang sendiri tidak manis. Sebenarnya ada dua cara untuk menyantap lemang tapai ini, pertama bisa dicocol dengan tapai hitam atau diiris tipis, bisa juga dimakan bersama srikaya, selai atau durian. Perpaduan air ketan hitam dan lemang yang gurih memberikan sensasi tersendiri pada lidah.

phuceng,minyak lintah,minyak lintah CHC,mesra perkasa

Comments

comments