Ingin Tahu Hasil Hisab 1 Syawal 1436 Hijriah Ormas Islam dan Astronom ?

0
135
Ingin Tahu Hasil Hisab 1 Syawal 1436 Hijriah Ormas Islam dan Astronom ?
Hisab ( Gambar : Google )

Umat islam Indonesia terutama dari ormas islam dan astronom melakukan pengamatan dan penelitian dalam penentuan 1 Syawal 1436 Hijriah dengan menggunakan metode yang berbeda-beda. Alhasil keputusannya pun berbeda-beda karena tidak terdapat kriteria penentuan yang sama di masing-masing metode hisab.

Selama ini umat islam Indonesia menggunakan empat hasil atau metode hisab yang dijadikan patokan dalam menetapkanjatuhnya 1 Syawal. Empat hasil hisab tersebut berasal dari Nadlatul Ulama, Ormas Islam Muhammadiyah, Persatuan Islam ( Persis ), dan Lembaga Astronomi Penerbangan Nasional ( Lapan ).

“Muhammadiyah dengan kriteria judul hilal, tinggi bulan sekitar 0 derajat. NU dengan kriteria tinggi bulan 2 derajat, jarak bulan dengan matahari 3 derajat atau umur 8 jam. Persis dengan kriteria beda tinggi bulan 4 derajat dan jarak bulan dengan matahari 6,5 derajat,” kata Pakar Astronomi Lapan, Thomas Djamaluddin, Jumat, 10 Juli 2015.

phuceng,madu stamina,madu phuceng,sehatshop,stamina pria,madu,jahe merah,purwoceng

Thomas Djamaluddin mengatakan berdasarkan kondisi hisab tersebut bisa memunculkan hisab yang berbeda. Ormas Islam Muhammadiyah dan NU menetapkan 1 Syawal jatuh pada tanggal 17 Juli 2015 sedangkan Persatuan Islam ( Persis ) menetapkan 1 Syawal pada 18 Juli 2015.

Hasil yang berbeda juga diungkapkan oleh Thomas dari Lembaga Astronomi Penerbangan Nasional ( Lapan ) karena mereka menggunakan sudut pandang astronomi yang menetapkan 1 Syawal pada tanggal 16 Juli 2015.

“Posisi bulan 29 Ramadan, 16 Juli 2015 sudah wujud dan lebih dari 2 derajat, tetapi tingginya terlalu rendah, kurang dari 3 derajat dan terlalu dekat matahari, kurang dari 5 derajat. Jadi, secara astronomi itu mustahil teramati,” tambah Thomas.

Berdasarkan perbedaan ini, Thomas Djalaluddin menganjurkan umat Islam di Indonesia untuk memperhatikan hasil rukyat yang akan dibahas pada siding isbat beberapa hari lagi. Menurutnya masyarakat lebih baik mengikuti keputusan pemerintah dalam penentuan 1 Syawal 1436 Hijriah demi persatuan.

“Ya, harus menunggu sidang isbat,” ungkapnya. (Ism)

Tambahnya lagi.

Comments

comments