Senapan ‘Sniper’ Buatan Indonesia Kejutkan Dunia 

0
613
Senapan ‘Sniper’ Buatan Indonesia Kejutkan Dunia
SPR 2 Buatan Pindad ( Gambar : Google )
phuceng,madu stamina,madu phuceng,sehatshop,stamina pria,madu,jahe merah,purwoceng

Sniper kini telah mengalami pergeseran arti. Awalnya pada tahun 1770-an istilah ini disebut dengan penembak runduk di kalangan prajurit colonial Inggris yang berada di India. Dahulu, barang siapa yang pandai memburu Snipe yang konon katanya sulit untuk ditembak, maka orang tersebut berhak mendapat julukan ‘sniper’.

Waktu demi waktu sniper mulai berganti arti menjadi prajurit infanteri yang khusus dilatih agar mempunyai kemampuan membunuh secara embunyi-sembunyi dari jarak yang jauh menggunakan senapan.

Tatang Koswara, salah satu legendaris sniper Indonesia meninggal pada tanggal 3 Maret 2015 kemarin. Walaupun dunia sniper Indonesia sedang dirundung duka, tetapi disisi lain kita menghasilkan kebanggaan yang lain yaitu senapan penembak runduk (SPR) yang diprosuksi oleh PT Pindad: SPR 2.

phuceng,minyak lintah,minyak lintah CHC,mesra perkasa

SPR kita bukanlah senapan biasa, peluru ini bisa menembus tank baja bahkan terdapat peledak di balik munisi tersebut yang bisa menghancurkan kendaraan tersebut dalam waktu sekejap. SPR ini juga memiliki jangkauan tembak sampai 2 kilometer. Dan hal tersebut benar-benar menggegerkan dunia sniper.

“Senjata yang mendunia, kalau kita fokus ke senjata, kita punya SS-1, SS-1 dan beberapa varian. Kita juga punya SPR-2 yang baru kita launching dan langsung dibeli oleh Kopassus,” jelas Silmi Karim selaku Direktur PT Pindad.

Silmi menjelaskan bahwa senjata tersebut merupakan produk unggulan dari PT Pindad sehingga kualitasnya benar-benar sudah teruji dan sudah siap digunakan untuk medan tempur. “Dan ternyata memang bisa diterima dan malah lebih unggul dari pada produk impor,” tambahnya.

SPR 2 ini memiliki panjang senapan 1.755 mm, 2 berkaliber 12,7 mm x 99 mm, kapasitas peluru antara 5-10 butir, panjang barel 1.055 mm, dan berat keseluruhan 19,5 kg. kecepatan rata-rata peluru pada SPR ini adalah 900 meter per detik dengan jangkauan 2 km.

“SPR 2 memiliki keistimewaan yang unggul pada ketepatan, jangkauan, silencer, atau peredam suara yang berasal dari tembakan” ,tambah Silmi lagi.

Silencer pada penembak sniper ini mampu menurunkan hentakan suara sebesar 20-30 desibel dan dilengkapi dengan perangkat night vision yang memiliki ukuran 5-25 kali pada teleskopnya.

“Senjata kita ini ada peredam dari recoil-nya (hentakan), yang ini cukup membuat kesulitan bagi produsen lain dalam mendesain produk yang digunakan oleh sniper. Di samping itu, senjata sniper ini relatif sangat khusus. Dalam arti tidak massal di mana tingkat ketelitiannya harus maksimal,” ujar dia.

Silmy juga mengakui bahwa setelah berhasil memproduksi SPR 2 membuktikan bahwa Indonesia mampu untuk menciptakan alutsista yang inovatif dan canggih.

“Untuk membuat sniper ini, effort-nya (usahanya) banyak, tetapi secara ekonomis, manfaatnya tidak terlalu banyak. Tetapi kita dalam hal ini melakukan dalam konteks kemandirian. Dalam konteks kita mampu membuat senjata yang dapat digunakan oleh sniper,” ujar Silmy.

Sniper SPR 2 ini memiliki 3 jenis peluru yang bisa digunakan yaitu MU3 M untuk latihan menembak, MU 3 SAM peluru yang mampu menembus kendaraan, dan MU 3 BLAM yang juga bisa meledakkan target yang akan ditembak.

Berkat segala kemampuan menakjubkan yang dimiliki, Sniper 2 ini mendapat pengakuan dari dunia internasional bahwa senjata ini masuk kedalam situs alat utama system senjata bersama senjata canggih lainnya dari penjuru dunia. Tidak hanya itu, senapan SPR 2 buatan Indonesia ini ternyata juga mampu bersanding dengan tiga Negara pembuat senapan runduk yang serupa seperti Amerika Serikat dan dua Negara di Eropa.

Mengenai harganya dikabarkan SPR 2 dihargai sekitar Rp. 200 juta per pucuknya, akan tetapi PT Pindad belum berniat untuk menjualnya kepada Negara lain.

levidio,youtuber,youtube,powerpoint

Comments

comments