Ibu Rosidah, seorang fotografer tanpa jari

0
186
rosidah,fotografer,fotografer tanpa tangan

rosidah,fotografer,fotografer tanpa tangan

kabarnesia.com – Inspiratif! satu kata yang kemungkinan besar terbesit di benak kita semua ketika melihat Ibu rosidah, seorang yang cacat secara fisik karena tidak memiliki jari di kedua tangannya sejak kecil, ternyata mampu untuk mengoperasikan kamera yang notabene memerlukan banyak aktifitas pada jari ini. Bahkan ibu rosidah juga “nekat” menjadikan profesi juru foto (fotografer) masuk sebagai salah satu channell untuk mencari nafkah baginya.

Ibu rumah tangga berusia 45 tahun yang lahir dari keluarga sederhana ini masuk panti rehabilitasi penyandang cacat di Solo, Jawa Tengah. Cita-citanya saat itu memang ingin menjadi juru foto. Namun karena sudah tidak lagi memiliki jari tangan di kedua belah tangannya, Rusidah berinisiatif untuk memodifikasi sendiri kamera yang ia gunakan sehingga bisa mengakomodasi kekurangan yang dimilikinya.

Keseriusannya untuk menggeluti dunia fotografi ternyata makin meningkat ketika ia bersama sang suami yang profesi sebagai penjual es putar keliling mengontrak sebuah rumah di Desa Botorejo, Kecamatan Bayan, Purworejo, Jawa tengah. Rumah kontrakan sedehana yang mereka tempati itu disulap menjadi sebuah studio foto mini.

Semangat sang srikandi fotografi ini memang mudah mengundang simpati orang lain, Beberapa kali Rusidah menerima bantuan peralatan fotografi. Salah satunya adalah Kamera yang kini dipakai digunakan oleh Rosidah adalah hadiah dari Pemerintah Daerah (pemda) Purworejo pada tahun 1995 yang lalu. saat itu ia baru memulai kariernya sebagai seorang fotografer profesional. perjalanan karier rosidahpun berlanjut ketika ia diminta untuk mendokumentasikan beberapa acara pemerintah setempat maupun warga sekitar, dan tanpa diduga, banyak pihak puas akan kinerja ibu berusia 45 tahun ini, hingga kini ia menjadi juru foto (fotografer) tetap tim Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) yang dipimpin istri Bupati Purworejo. dari situlah nama rosidah mulai dikenal, bahkan hingga ke mancanegara, salah satu buktinya adalah video dibawah ini:


Dari liputan diatas tak tanggung-tanggung, beliau dianugrahi sebagai Incredible Indonesian woman dan banyak respon positif yang menyatakan kalau beliau adalah sosok yang sangat inspiratif.

Semangat pantang menyerah rosidah memang tak tertaklukkan, karena meski ia memiliki kekurangan yang mungkin kita semua tak sanggup menanggungnya, ia masih bisa menjalankan kehidupan selayaknya orang normal biasa, ia melakukan tugas rumah tangga, mengurus suami, anak, bahkan karier fotografinya juga masih terus dijalani dengan semangat persistensi yang tinggi, ia mengaku sangat menikmati pekerjaannya sebagai juru foto (fotografer). Salah satu acara yang biasa ditunggunya adalah, sama seperti fotografer-fotografer pada umumnya, yakni hunting foto saat acara kirab budaya di kampungnya.

Ketika ditanya apa harapan bu rosidah kedepannya terhadap dunia fotografi yang ia geluti? ia menjawab harapannya tak muluk-muluk. “Saya ingin punya studio foto di pinggir jalan,” kata Rosidah.

gallery foto aktifitas ibu rosidah


fotografi,rosidah,armless fotografer
ceeez! smile

rosidah,ibu rosidah,fotografer
Senjata bu rosidah

Setelah membaca kisah inspiratif bu rosidah sang fotografer tanpa jari tentu akan membuat kita berpikir, jika anugrah dari sang kuasa adalah sesuatu yang patut kita syukuri, mereka yang kita anggap kurang saja bisa melakukan sesuatu yang lebih dari kekurangan mereka, mengapa kita tidak?

Advertisements

Comments

comments