Kala ‘Setan’ Bersembunyi Dalam Sambal

0
113
Warung Sambal Setan Ibu Hj. Mut
Warung Sambal Setan Ibu Hj. Mut Bendungan Hilir (Foto: Kompas)
Kabarnesia.com – Sambel setan Ibu Hj. Mut sudah berdiri sejak tahun 1998, namun dulu tidak sebesar ini,  dari awal berdirinya warung ini hanya menggunakan gerobak yang harus didorong setiap harinya. Sang pemilik adalah orang Cirebon Asli, yang fotonya terpampang jelas di banner pada bagian dinding warung.
Nama Sambel Setan itu sendiri diambil dari kata-kata yang sering dilontarkan oleh pelanggan. Sebab, pada awal berdirinya, warung ini belum memiliki nama, hanya semacam warung pecel pada umumnya.
“Dulu, waktu pertama buka warung ini masih belum punya nama, cuma gara-gara setiap ada pelanggan yang datang ke sini suka bilang ‘sambelnya setan nih’ atau ‘sambelnya bener-bener setan’, dari situlah akhirnya warung ini saya namakan jadi Warung Sambel Setan,” ujar Ibu Hj. Mut, ketika Kabarnesia menyambanginya.
Untuk menu makanannya tidak beda dengan warung-warung pecel lainnya,  yang membedakan tentu saja sambalnya. Dari namanya saja sudah jelas terpampang kata ‘setan’ di belakangnya. Nama tersebut membawa kesan tersendiri dari warung-warung lainnya, dan mampu menarik minat pengunjung untuk datang.
Untuk merasakan sensasi pedasnya dengan jelas, cukup datang ke sini agar bisa merasakan secara langsung sekaligus menyaksikan proses pengulekkan setumpuk cabai dalam jumlah besar, seperti gunung, dengan cara manual. Tidak hanya pedas, terasi khas Cirebon pun turut memadukan rasa yang membuat sambel menjadi terasa berbeda dan begitu nikmat.
Jika datang ke warung ini tidak usah khawatir ataupun risau, sebab untuk harga per menunya bisa dibilang relatif murah dengan porsi yang besar, terjangkau untuk para kantong pengunjung. Untuk harga seporsi ayam goreng+nasi+es teh manis, yaitu sebesar Rp. 23.000.
Perlu diketahui, ayam goreng merupakan menu yang paling banyak diminati di warung ini. Warung Sambel Setan buka setiap hari pukul 17:30 hingga 02:00 dinihari.
Lokasinya yang  sangat strategis yaitu,  di Jl. Penjernihan tepatnya di seberang Kantor Lurah Bendungan Hilir, dan di depan Rusun Benhil Dua, sehingga memungkinkan warung Sambal Setan untuk dipadati pengunjung tiap harinya, terlebih setiap weekend. Tak jarang, sebagian pelanggan harus rela  berdiri mengantri dalam waktu yang tidak sebentar demi mendapatkan kursi.
BACA JUGA:
Arif Risman merupakan salah satu karyawan di Warung Sambal Setan. Dia mulai bekerja sejak 2014. Awal masuk dia bekerja di bagian cuci piring dan membuat es teh manis, namun kini sudah ditetapkan untuk menjadi juru ‘ngulek’ sambal di warung tersebut.
Arif mengaku dalam waktu semalam bisa mengahabiskan minimal 30 kg cabai, dan 15 kg tomat. Bahkan, jika warung ramai pengunjung, maka dalam semalam bisa menghabiskan 50 kg cabai, dan 25 kg tomat.
sambal setan
Gunungan cabai dan tomat yang siap dijadikan sambal (Foto: Jajan Beken)
Ukuran cobek dan ulekkan yang besar selalu menjadi pusat perhatian bagi para pengunjung yang datang. Tak jarang para pengunjung mengabadikan cobek tersebut pada media sosialnya.
Berikut daftar menu yang ada di Warung Sambal Setan Ibu Hj. Mut beserta rincian harga:
1. Nasi = 5000
2. Ayam = 13.000
3. Lele = 13.000
4. Ikan gurame = 65.000 ( ukuran 8 – 9 ons)
5. Ikan bawal laut = 60.000 ( ukuran 8 – 9 ons)
6. Ikan bawal tawar = 35.000
7. Ikan mujair = 35.000
8. Ikan nila = 35.000
9. Ikan mas = 35.000
10. Ikan salem = 35.000
11. Ikan tongkol = 35.000
12. Ikan peda asin = 12.000
13. Ikan asin samge = 6.000
14. Ikan asin japu = 6.000
15. Ikan asin jambal = 8.000
16. Cumi asin = 15.000
17. Tahu = 2.000
18. Tempe = 2.000
19. Sate kulit / ati ampela = 5.000
20. Pete = 10.000
21. Jengkol = 12.000
22. Es teh manis = 5.000
23. Es teh tawar = 2.000
24. Aqua = 5.000
25. Kerupuk = 5.000
26. Ekstra kangkung = 5.000
Kini, Warung Sambal Setan Ibu Hj. Mut yang berdiri sejak tahun 1998, sudah memiliki dua cabang, pertama berada di kawasan Bendungan Hilir tepatnya berada di depan Kantor Grab Benhil, dan yang kedua berada di Jl. Raya Kukun-Cadas, Kongsi Baru, Kab. Tangerang.

Comments

comments