Joshua: Dulu Dipuji, Sekarang Dicaci

0
146
Joshua Suherman Dilaporkan Atas Kasus Penistaan Agama
Joshua Suherman (Foto: Sidomi)

Kabarnesia.com –  Joshua Suherman lahir pada 3 November 1992 di Surabaya, Jawa Timur. Ia sudah dikenal publik sebagai penyanyi cilik Indonesia sejak era 90-an. Namun belakangan ini, Joshua yang juga menjadi bintang sinetron, layar lebar, iklan, dan sebagai presenter kini terseret kasus penistaan agama.

Karier Joshua sebagai penyanyi cilik dimulai dalam album Cit Cit Cuit pada tahun 1996, dan kariernya mulai menanjak dengan lagu “Air” (yang juga dikenal dengan nama “Diobok-Obok”). Banyak khalayak yang memujinya karena kepopulerannya pada kala itu.

Joshua Suherman atau yang lebih akrab dipanggil Jojo menjalani pendidikan di Universitas Bina Nusantara. Ironisnya pujian yang dulu sering dilontarkan masyarakat untuknya, kini berubah menjadi cacian. Ia dianggap melontarkan materi lelucon terkait diskrimansi agama saat berada di atas panggung Stand Up Comedy yang diselenggarakan komunitas komedi tunggal Majelis Lucu Indonesia.

Komedi satir yang disampaikan Joshua Suherman saat beraksi menjadi komika di atas panggung, kini menyeretnya ke ranah hukum. Forum Umat Islam Bersatu (FUIB) melaporkan mantan penyanyi cilik tersebut ke Badan Reserse Kriminal Polri, Selasa (9/1) kemarin, karena dinilai menista agama Islam.

Laporan yang disampaikan Ketua FUIB Rahmat Himran tersebut tercatat di Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri dengan nomor LP/30/I/2018/Bareskrim tertanggal 9 Januari 2018.

“Kami dari FUIB secara resmi melaporkan tindik kriminal pelecehan dan penghinaan agama oleh Joshua Suherman,” kata Rahmat di kantor sementara Bareskrim, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (9/1).

BACA JUGA:

Semua bermula ketika Joshua melontarkan materi lawakan yang menurut FUIB menyinggung diskriminasi agama yang terjadi di Indonesia. Ia membandingkan popularitas dua penyanyi grup vokal Cherrybelle, yakni Anisa dan Cherly.

“Semuanya Anisa. Padahal skill nyanyi tipis-tipis, skill nge-dance tipis, cantik relatif, ya kan? Gue mikir kenapa Anisa selalu unggul dari pada Cherly, ah sekarang gue ketemu jawabannya. Makanya Che (Cherly), Islam,” ujar Joshua dalam rekaman video yang kemudian diunggah ke situs berbagi video YouTube tersebut.

Rahmat mengatakan Joshua diduga telah melanggar Pasal 27 ayat 3 dan Pasal 28 ayat 2 Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan atau Pasal 156a KUHP.

Menurutnya, Joshua telah menghina agama dengan menyebut Anisa Rahma lebih terkenal dibandingkan Cherly Juno, mantan personel girl band Cherrybelle akibat perbedaan agama yang dianut.

Selain itu, lanjutnya, Joshua juga telah melakukan penghinaan agama dengan menyatakan bahwa ada satu hal yang tidak bisa dikalahkan di Indonesia walaupun dengan susah payah, yaitu mayoritas.

“Dia kemudian membandingkan Islam dengan mayoritas-mayoritas yang tidak dapat dikalahkan, sehingga memunculkan isu SARA dalam hal ini. Kami enggak mau itu terjadi, dengan upaya meredam untuk hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Rahmat.

Baca juga artikel menarik lainnya terkait hukum atau informasi terkini lain di Kabarnesia.

Comments

comments