Drama Fredrich Yunadi: Pecinta Kemewahan, Penghalang Kasus

0
139
drama fredrich yunadi si mantan pengacara setnov
Fredrich Yunadi diduga menghalangi penyidikan kasus korupsi megaproyek E-KTP yang menjerat Setya Novanto (Foto: Jawa Pos)

Kabarnesia.com – Mantan kuasa hukum Setya Novanto, Fredrich Yunadi diduga telah mengahalang-halangi penyidikan perkara korupsi E-KTP. Atas dugaan tersebut, KPK menganggap Fredrich telah melakukan tindak pidana, hingga ditetapkan sebagai tersangka.

Menurut KPK,  Fredrich telah menyusun skenario yang sangat matang untuk menghindari pemeriksaan mantan Ketua Umum Golkar itu oleh penyidik KPK. Mulai dari memanipulasi data medis serta memesan satu lantai di Rumah Sakit Medika Permata Hijau, pada saat Setnov belum mengalami kecelakaan.

Tidak hanya itu, dokter yang menangani Setnov di rumah sakit pun diduga turut campur tangan dalam mengahalang-halangi penyidikan perkara korupsi E-KTP yang akan dilakukan KPK. Oleh karena itu, KPK menetapkan Dokter Bimanesh sebagai tersangka,  yang diduga ikut memanipulasi data Setnov saat berada di rumah sakit.

phuceng,madu stamina,madu phuceng,sehatshop,stamina pria,madu,jahe merah,purwoceng

BACA JUGA:

Fredrich Yunadi dan Dokter Bimanesh disangka sama-sama melanggar Pasal 21 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999, yang telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat ke-1 KUHP.

Dalam tayangan akun YouTube Najwa Shihab, Jumat (21/11) tahun lalu, Fredrich enggan untuk menjawab saat ditanya berapa honor yang didapat saat menjadi kuasa hukum Setnov. Ia justru mengatakan tidak berharap untuk mendapatkan bayaran, anggapannya semakin besar seseorang yang dia bela maka akan semakin tinggi pamor yang didapat.

“Makin besar namanya, free. Karena akan angkat pamor saya kalau saya menang. Setelah saya menolong beliau, efeknya tidak bisa diduga,” ujar Fredrich kala itu.

Namun naas, pamor yang selama ini didambakan ternyata tidak sesuai harapan. Pada Jumat malam (12/1), sekitar pukul 21.00 WIB, Tim Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penangkapan terhadap dirinya, dan tanpa perlawanan apapun, Fredrich ‘menurut’ untuk diangkut ke KPK.

BACA JUGA: Setya Novanto Ditangani Tiga Dokter Sekaligus

Penangkapan ini dilatarbelakangi oleh tingkah Fredrich yang tidak hadir pada panggilan pemeriksaan penyidik KPK di tanggal yang sama, yaitu pada Jumat (12/1) siang. Dia akan diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan penghalang penyidikan korupsi E-KTP, yang menjerat mantan Ketua DPR RI Setya Novanto.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, penangkapan Fredrich Yunadi sangat diperlukan untuk meningkatkan efektifitas pemeriksaan.

“Penangkapan ini perlu sekali dilakukan agar pemeriksaan bisa berjalan lebih efektif. Nanti akan dipertimbangkan alasan objektif dan subjektif untuk penahanan lebih lanjut,” tuturnya, Sabtu (13/1).

Baca juga artikel menarik lainnya terkait Setya Novanto atau informasi terkini lain di Kabarnesia.

Comments

comments