Apa Saja Ramalan Untuk Tahun 2018?

1
21873
ramalan 2018
Banyaknya bencana alam di tahun 2018 menjadi salah satu yang diramalkan (Foto: Twistedshifter)

Kabarnesia.com – Bagi sebagian orang menganggap ramalan adalah hal yang penting, meskipun belum bisa dipastikan kebenarannya. Memasuki tahun 2018, beragam ramalan mulai muncul. Berbagai peristiwa serta fenomena diklaim akan terjadi pada tahun ini.  Namun mungkinkah semua itu terjadi?

Berikut ramalan yang dikatakan akan terjadi di dunia maupun di Indonesia tahun 2018

Banyak gempa terjadi akibat putaran bumi yang melambat

Para ilmuwan luar sempat membuat geger dengan mengungkapkan temuan baru tentang keadaan bumi saat ini. Rotasi bumi diperkirakan melambat sekitar 1 milidetik. Meskipun hanya terjadi perubahan waktu yang sangat sedikit, namun dampak yang ditimbulkan begitu besar pada bumi.

phuceng,madu stamina,madu phuceng,sehatshop,stamina pria,madu,jahe merah,purwoceng

Perlambatan 1 milidetik ternyata mampu menyebabkan gempa berskala besar yang diperkirakan akan terjadi di berbagai titik. Jika pada umumnya selama setahun gempa berskala diatas 7  skala richter (SR) itu terjadi sebanyak 15 kali, maka pada tahun 2018 ini terjadi peningkatan yang begitu signifikan. Pada tahun ini gempa sebesar diatas 7 SR diperkirakan terjadi sebanyak 20 hingga 30 kali.

Masyarakat diharapkan untuk selalu berwaspada dan tenang di manapun berada, terutama yang tinggal di bagian pesisir. Pasalnya, dari jumlah gempa yang diperkirakan akan terjadi, terdapat sebagian gempa yang berpotensi menimbulkan tsunami.

Ramalan Mbah Mijan tentang indonesia yang rawan SARA

Dalam cuitan di akun Twitter-nya, Mbah Mijan mengatakan tahun 2018 sebagai tahun “kolo munju” atau bisa dibilang tahun politik hingga tahun 2019 adalah masa – masa yang sangat rawan. SARA menjadi hal yang sensitif dan bisa menjadi bom waktu kapan saja, mengingat banyaknya masyarakat Indonesia yang gemar provokasi.

Selain itu, di masa depan Mbah Mijan juga sempat menyatakan wanita palsu alias wanita trasgender di Indonesia akan semakin merajalela.

BACA JUGA:

Ramalan suku Hopi Amerika tentang ‘prediksi sembilan’

Suku Hopi merupakan salah satu suku yang berada di benua Amerika. Meskipun keberadaannya kurang dikenal, namun memiliki ramalan ‘prediksi sembilan’ yang terkenal.

Misalnya saja, mereka mengutarakan tentang keberadaan orang kulit putih dan kendaraan beroda besi yang akan menjelajah Amerika. Dan ini sudah terbukti kebenarannya.

Selain itu, di tahun 2018, suku Hopi juga meramalkan bahwa akan ada hewan aneh serupa Bufallo atau banteng yang akan memenuhi lahan. Bisa diartikan peternakan dalam jumlah besar akan muncul pada tahun ini.

Tiga ramalan berikutnya mengenai banyaknya ular-ular besi, sarang besar laba-laba serta sungai batu. Hal itu dapat diartikan sebagai rel kereta, kabel-kabel telekomunikasi serta jalan raya.

Selanjutnya suku Hopi meramalkan tentang warna laut yang berubah menjadi hitam, dan mampu membunuh makhluk yang ada di dalamnya. Hal itu bisa artikan sebagai kebocoran tambang minyak yang berada di Meksiko, dan minyak tersebut mencemari air laut sehingga mampu membunuh makhluk yang ada di dalamnya.

Kedelapan, banyaknya para Hippie, dalam artian banyaknya orang asing yang mendalami tentang kebudayaan asli Amerika. Dan ramalan yang terakhir dalam prediksi sembilan, suku Hopi mengatakan bagian antariksa yang ada di langit akan runtuh, dan menghantam bumi secara keras. Dan dapat di perkirakan jika kejadian ini benar-benar terjadi maka mampu memusnahkan sebagian suku yang ada. Dalam hal ini, ada yang percaya dan ada juga yang tidak.

Ramalan Roy Kiyoshi terkait perpolitikan di Indonesia

Seperti yang ditayangkan dalam akun YouTube-nya pada awal tahun ini, Roy kiyoshi mengungkapkan berbagai ramalannya.

Mengenai perpolitikan di Indonesia, Kiyoshi mengatakan di tahun politik ini, suhu politik akan terus naik hingga Pilpres 2019 nanti. Kemudian, drama-drama politik yang bermunculan pun sama demikian. Dan terdapat tokoh-tokoh yang dianggap santun oleh masyarakat, namun di tahun ini akan terbongkar keburukannya.

Tidak hanya itu, Kiyoshi mengungkapkan di dalam videonya yang berdurasi enam setengah menit tersebut, bahwa penggunaan sosial media kerap digunakan untuk kepentingan pribadi seseorang dengan tujuan yang negatif.

Baca juga artikel menarik lainnya terkait kabar unik atau informasi terkini lain di Kabarnesia.

Comments

comments

1 KOMENTAR

Comments are closed.