Monster Pedofilia Itu Bernama Larry Nassar

0
43
Larry Nassar sang monster pedofilia yang berkedok dokter
Larry Nassar merupakan mantan dokter di USA Gymnastic yang mencabuli atlitnya sendiri (Foto: CBS Sports)

Kabarnesia.com – Pelecehan seksual terhadap anak-anak masih sulit untuk diangkat ke permukaan. Kadang, korban yang trauma tidak bisa bercerita tentang apa yang telah dialami. Atau, orang dewasa tidak mau percaya dengan apa yang diceritakan hanya karena korban masih anak-anak.

Sama seperti kasus yang satu ini. Setelah hampir 24 tahun berlalu, 156 korban wanita ini akhirnya membuka suara dan mengalahkan trauma mereka untuk memenjarakan monster phedopilia.

Phedopilia adalah kondisi yang mempunyai ketertarikan atau hasrat seksual terhadap anak-anak yang belum memasuki remaja.

phuceng,madu stamina,madu phuceng,sehatshop,stamina pria,madu,jahe merah,purwoceng

Semua mengatakan mereka dilecehkan oleh orang yang sama. Seorang mantan dokter dari tim USA Gymnastic Larry Nassar.

Wajahnya tidak terlihat seperti orang jahat pada umumnya. Tapi siapa sangka dibalik identitasnya sebagai dokter ia telah melakukan pelecehan seksual kepada para atlit dan pasiennya

Larry Nassar lulus dari University of Michigan pada tahun 1985 dan setahun kemudian bergabung dengan staf medis untuk tim Gymnastic AS yang bertempat di Indianapolis.

Pada tahun 1997, di samping pekerjaanya dengan tim olahraga nasional, ia mulai bekerja sebagai tim dokter di Michigan State University (MSU). Dia mulai melakukan pelecehan seksual kepada Kyle Stephens setahun kemudian.

Lebih dari 150 tuntutan hukum telah diajukan oleh penuduh Nassar di pengadilan federal di Michigan dan pengadilan negeri di California, dengan berbagai tempat ia bekerja dulu; USA Gymnastic; di mana dia adalah tim dokter, Michigan State University; tempat dia menjalani praktik medisnya, Komite Olimpiade A.S., klub senam Twistars, dan tempat pelatihan terkenal Bela dan Marta Karolyi.

Larry Nassar, sang monster pedofilia berkedok dokter
Pedofil mencoba mengklaim tuduhan “tuduhan” palsu untuk uang dan ketenarannya. credit pic : BBC News

Pada bulan November lalu, ia mengakui telah melecehkan tujuh gadis dalam perawatannya dengan kedok pengobatan. Namun, ternyata anak perempuan dan wanita dewasa maju untuk berbicara di persidangan, dengan mengatakan bahwa mereka juga mengalami pelecehan yang sama.

Dan terdapat dua lusin lebih yang mengirimkan surat pribadi ke pengadilan. Volume korban yang ingin menceritakan kisah mereka membuat persidangan yang pada awalnya diperkirakan berlangsung empat hari, diperpanjang sampai dua minggu.

BACA JUGA:

Dalam persidangannya, Larry Nassar menggunakan statusnya sebagai salah satu tim dokter yang dihormati di Amerika untuk memenangkan pengadilan melawan korbannya.

Setelah persidangan panjang, hakim memberi keputusan. Hakim Rosemarie Aquilina mengatakan kepada Nassar saat vonis tersebut, “Ini adalah sebuah kerhormatan bagi saya untuk mendengarkan cerita dari perempuan yang bertahan, dan juga kehormatan saya untuk menghukum Anda.”

“Karena, tuan, Anda tidak pantas lagi berjalan di luar penjara,” ujar Hakim Rosemarie.

Hakim kembali mengatakan kepada Nassar, “Anda belum mengakui apa yang Anda lakukan, saya tidak akan mengirim anjing saya kepada Anda, tuan. Saya baru saja menandatangani surat perintah kematian Anda,” dikutip dari BBC News, Minggu (28/1).

Akhirnya, pria berusia 54 tahun itu telah dijatuhi hukuman 40 sampai 175 tahun setelah kesaksian dari hampir 160 korbannya. Setelah sebelumnya ia juga sudah divonis 60 tahun karena pornografi terhadap anak.

 

Baca juga artikel menarik lainnya terkait Kabar Internasional atau informasi terkini lain di Kabarnesia.

Comments

comments