Putin, Rusia, dan Segala ‘Janji’ Perdamaian Dunianya

1
30
Presiden Rusia Vladimir Putin
Presiden Rusia Vladimir Putin berjanji akan menjaga perdamaian dunia saat terpilih kembali (Foto: NBC News)

Kabarnesia.com – Dunia memang diambang kehancurannya. Pemimpin dunia semakin gencar memamerkan kekuatannya. Berita yang banyak memenuhi kolom-kolom kabar hanyalah seberapa besar pengaruh sebuah kekuasaan.

Vladimir Putin, Presiden Rusia mengajukan klaim saat ia menetapkan kebijakan utamanya untuk masa jabatan presiden keempat, menjelang pemilihan yang diharapkan akan menjadi kemenangannya.

Dengan memberikan pidato kenegaraan tahunannya, Putin menggunakan presentasi video untuk memamerkan pengembangan dua sistem pengiriman nuklir baru yang menurutnya bisa menghindari deteksi.

phuceng,madu stamina,madu phuceng,sehatshop,stamina pria,madu,jahe merah,purwoceng

Salah satunya termasuk nuklir ‘jelajah yang bisa terbang rendah’, sulit ditemukan oleh radar dengan jangkauan yang hampir tak terbatas dan jalur penerbangan yang tidak dapat diprediksi,- juga dapat melewati jalur intersepsi, tak terkalahkan dalam menghadapi semua sistem rudal yang ada saat ini dan yang akan datang.

Kesimpulannya, nuklir tersebut merupakan sebuah pertahanan udara yang tidak bisa ditembus oleh alat apapun.

Senjata lain yang dia bahas adalah rudal jarak jauh yang diluncurkan dari kapal selam dan mampu mengantarkan hulu ledak nuklir.

Selama pidato dua jam di televisi tersebut, dia mendorong orang-orang Rusia untuk menyarankan nama untuk kedua benda tersebut. Dia juga berpendapat bahwa Rusia telah bereaksi setelah bertahun-tahun memohon kepada AS untuk tidak melepaskan diri dari perjanjian anti-rudal.

BACA JUGA:

Memerangi kemiskinan

Sementara persenjataan mendominasi paruh kedua pidato Putin, dia menyesuaikannya dengan babak pertama untuk memperkerjakan masyarakat Rusia.

Dia berjanji untuk mengurangi separuh kemiskinan di negara tersebut dalam enam tahun ke depan dan mengatakan bahwa dia menginginkan tingkat harapan hidup untuk menandingi Jepang dan Prancis.

“Setiap orang penting bagi kita,” katanya, menambahkan bahwa ia juga ingin meningkatkan lapangan kerja. Pada tahun 2000 ada 42 juta orang di Rusia yang hidup di bawah garis kemiskinan. Saat ini ada 20 juta, tapi ini masih perlu turun.

“Rusia sekarang adalah negara terkemuka dengan potensi ekonomi dan pertahanan asing yang kuat, namun dari sudut pandang tugas yang sangat penting untuk memastikan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat kita, tentu saja, belum mencapai tingkat yang kita perlukan. Masih banyak yang harus dilakukan,” tambahnya, dikutip dari BBC, Senin (5/3).

Putin juga berjanji untuk membuat infrastruktur lebih banyak di jalan dan mengurangi kecelakaan. Guru yang layak mendapat gaji dan upah lebih baik, dan mengatakan harus ada akses yang lebih baik ke layanan internet dan medis untuk orang-orang di daerah terpencil.

Di akhir pidatonya, Putin mengatakan bahwa Rusia tidak berencana untuk menyerang siapapun. Kekuatan militer Rusia yang terus meningkat merupakan jaminan perdamaian dunia, katanya, yang dirancang untuk mempertahankan keseimbangan kekuatan strategis di planet ini.

Semoga apa yang dikatakan Putin bukan hanya bualan semata. Karena masyarakat di seluruh dunia sudah tau dan menilai dengan baik bahwa rudal dan nuklir hanya akan membawa kesengsaraan semata.

Baca juga artikel menarik lainnya terkait Kabar Internasional atau informasi terkini lain di Kabarnesia.

Comments

comments

1 KOMENTAR

Comments are closed.