Entrepreneur, Harus Bisa Bikin Brand!

0
69
Workshop entrepreneur dari Subiakto Priosoedarsono
Workshop entrepreneur dari Subiakto Priosoedarsono (Foto: IFIC)

Kabarnesia.com – Di era globalisasi saat ini, semakin banyak orang yang cerdas dalam memilih sesuatu demi kepuasan individu, tak hanya masalah kebutuhan yang bisa terpenuhi, namun juga terkait seberapa baik produk, barang ataupun jasa, yang digunakan.

Teknologi dan informasi yang semakin pesat membuat kaum milenal memiliki banyak pilihan, sesuai apa yang mereka cari. Tak jarang, kaum milenal lebih memilih dan menggunakan produk yang telah lama eksis, juga bermodal cap ‘internasional’.

Hal demikian bukanlah hal yang aneh, sebab banyak dari pengusaha nusantara yang memiliki potensi cemerlang dalam bisnis, namun masih seringkali hanya berfokus pada bagaimana proses produksi dan kualitas produknya saja, dan mereka melupakan pentingnya membentuk brand dari produknya untuk dipasarkan. Itulah sebab mengapa banyak produk lokal sulit berkembang, bahkan terkesan kalah saing oleh nama besar produk mancanegara.

phuceng,madu stamina,madu phuceng,sehatshop,stamina pria,madu,jahe merah,purwoceng

Lalu, seberapa penting pembentukkan brand bagi para entrepreneur? Apakah menurut Anda, konsumen hanya membeli produk tanpa memperdulikan brand?

Walter Landor, seorang arsitek brand atau merek yang juga pendiri dari Landor Associates, perancang merek-merek besar yang masih digunakan sampai saat ini hampir di seluruh dunia, antara lain Coca-Cola, Shell Oil, Japan Airlines, dan Levi Strauss, pernah berkata, “Produk dibuat di dalam pabrik, namun merek dibuat dalam pikiran.”

Untuk itu, bagi Anda yang ingin dan sedang belajar menjadi seorang entrepreneur, mestinya mengetahui lebih banyak, juga merancang pemasaran produk agar brand dari produk yang Anda buat mampu membuat konsumen menempatkannya di pilihan pertama.

Brand maupun branding adalah hal sangat penting untuk sebuah produk, baik barang maupun jasa. Namun, banyak orang justru salah kaprah dan menyepelekan soal ini. Padahal, kalau kita pikir sejenak, banyak konsumen tak sekedar beli produk aja, tapi lebih banyak yang justru hanya membeli brand atau nama besar produknya saja.

Dengan semangat memajukan produk-produk lokal, IFIC yang merupakan sebuah perkumpulan komunitas yang bergerak dalam kegiatan edukasi wirausaha berbadan hukum dan terdaftar di Kemenkumham RI menyelenggarakan workshop dengan pembicara dan trainer wirausaha terkenal di Indonesia.

Bertajuk “Bisa Bikin Brand”, workshop yang akan diselenggarakan selama dua hari berturut-turut pada 9-10 Maret 2018 ini bakal diisi oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno, Start Up Coach yang juga dipercaya menangani program OK OCE-nya Jakarta Coach Faran, Entrepreneur dan Anggota DPR RI yang mengawal RUU Kewirausahaan, H Efrizal serta Founder dan CEO Kirim.Email Fikri Fatullah.

Tidak hanya empat pembicara dan trainer itu saja, namun seorang praktisi branding terkenal Indonesia akan ikut membantu para entrepreneur di workshop tersebut untuk membangun branding produknya masing-masing.

Siapa lagi kalau bukan Subiakto Priosoedarsonoyang juga membidani slogan-slogan produk besar di Indonesia, seperti “Indomie Seleraku”, kampanye Pilpres 2004 SBY-JK “Bersama Kita Bisa”, permen Kopiko “Gantinya Ngopi”, “Nyamuk Sini Cuma Takut¬† Tiga Roda”, dan masih banyak lagi.

Masing-masing pembicara dan trainer tersebut akan menyampaikan materi terkait cara membentuk brand, digital marketing, social media marketing, step by step membangun startup bisnis, membangun jaringan relasi bisnis, cara merangkul komunitas bisnis sebagai partner bisnis, memahami peraturan bisnis dan kewirausahaan agar produk tetap berjaya di pasar lokal bahkan internasional, dan masih banyak lagi.

Acara yang akan diselenggarakan di Kantor Bukalapak di Jl. Kemang Raya No 22, Kemang Raya, Jakarta Selatan, itu juga bekerja sama dengan Kabarnesia Group, Rintisan.id, Bank Indonesia, BRI, IDX, Lembaga Penjamin Simpanan, Otoritas Jasa Keuangan, dan masih banyak lagi.

Namun, mengingat jumlah kursi yang disediakan terbatas dan bersifat private class, para peserta diwajibkan menyisipkan dana investasi sebesar Rp. 1.800.000. Meski demikian, Kabarnesia Group selaku partner dari workshop tersebut memberikan solusi bagi para pembaca setia yang ingin bergabung mengikuti workshop itu secara cuma-cuma.

Poster GIVEAWAY Kabarnesia Group
Poster GIVEAWAY Kabarnesia Group kepada pembaca setia (Foto: Dok. Pribadi)

Bagaimana caranya?

Bagi para pembaca setia Kabarnesia Group yang ingin bergabung dalam acara tersebut, mesti melakukan beberapa hal, yakni:

  1. Follow akun Instagram @kabarnesiacom
  2. Follow akun Instagram @kanalrintisan
  3. Like Facebook Fanspage Koran Kabarnesia
  4. Share postingannya dengan setting untuk publik
  5. Tulis di kolom komentar postingan Kabarnesia.com atau media sosial Kabarnesia terkait alasan ketertarikan Sobat Nesia mengikuti workshop tersebut, beserta sebutkan lini bisnis para pembicara pada umumnya, dan Subiakto khususnya
  6. Jika semua sudah dilakukan, Sobat Nesia hanya tinggal menunggu konfirmasi lanjutan dari Kabarnesia terkait pemenuhan syarat dan akan diberikan “Golden Ticket” untuk menjadi peserta secara gratis.

Bagaimana Sobat Nesia? Tertarik? Yuk, dapatkan “Golden Ticket” workshop dengan ilmu yang mahal ini bersama kami!

Baca juga artikel menarik lainnya terkait informasi terkini lainnya di Kabarnesia.

 

 

 

 

Comments

comments