Adakah Efektivitas dan Efisiensi dari Peraturan Ganjil Genap Tol Bekasi?

1
66
Tol Bekasi terapkan sistem ganjil-genap
Tol Bekasi terapkan sistem ganjil-genap (Foto: Kompas)

Kabarnesia.com – Ibu kota Indonesia memang rajanya macet. Istilah ‘padat merayap’ dan ‘tua di jalan’ sering terdengar saat menggambarkan kondisi jalanan di Jakarta.

Setelah melihat dampak dari aturan 3-in-1 tidak efektif, seperti muncul joki-joki jalanan, lahirlah kebijakan pembatasan kendaraan bernomor plat ganjil-genap.

Tapi sekarang tidak hanya di Ibu kota saja. Kota Bekasi juga menjadi salah satu kota yang menerapkan peraturan ini.

phuceng,madu stamina,madu phuceng,sehatshop,stamina pria,madu,jahe merah,purwoceng

Kebijakan ganjil-genap di Tol Jakarta-Cikampek diterapkan mulai hari ini berdasarkan Permenhub Nomor 18 Tahun 2018. Selain membatasi kendaraan pribadi golongan 1 di pintu tol Bekasi Barat dan Timur, otoritas kebijakan pun membatasi kendaraan angkutan golongan III sampai V sepanjang pukul 06.00-09.00 WIB.

Penerapan aturan ganjil genap di pintu tol Bekasi Barat dan Bekasi Timur mulai diberlakukan sejak pukul 06.00 WIB hingga pukul 09.00 WIB, Senin (12/3).

Imbas dari pembatasan kendaraan yang masuk lewat pintu tol Bekasi Barat dan Timur, jalur-jalur alternatif menuju Jakarta menjadi lebih padat. Salah satunya di sepanjang ruas Jatiwaringin, Pondok Gede, dan Kalimalang, Jakarta Timur.

Dengan penerapan kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja lalu lintas tol Cikampek yang telah mengalami titik jenuh, ditambah lagi dengan adanya pekerjaan infrastruktur transportasi (LRT, elevated tol & Kereta Cepat Jakarta–Bandung) di koridor tol Jakarta-Cikampek.

BACA JUGA:

Transjakarta disediakan

Sebagai gantinya, pemerintah sudah menyiapkan secara bertahap 60 bus Transjabodetabek Premium yang dapat digunakan.

Masyarakat diharuskan membayar Rp 20.000 untuk sekali jalan menuju tempat tujuan. Bus ini juga berbeda dari bus Transjakarta umumnya. Berbagai fasilitas yang disediakan  seperti WiFi, reclining seat, kursi yang nyaman dan AC jadi layanan wajib yang diterima penumpang.

Bus ini langsung menuju tujuan seperti Plaza Senayan, Blok M, Thamrin City, dan Kuningan. Bus-bus ini berangkat dari Bekasi Timur (Bekasi Trade Center dan LRT City Grand Dhika), dan Bekasi Barat yang akan diberangkatkan dari Summarecon dan Mega City.

Meskipun masyarakat masih belum terbiasa dengan transportasi umum ini, pemerintah yakin masyarakat akan menerima perubahan ini secara perlahan dan bertahap.

Selain itu demi mengurangi kemacetan, pemerintah juga sudah menyiapkan tempat parkir telah disediakan di sekitar gerbang tol untuk warga yang membawa mobil dan ingin beralih ke bus Transjabodetabek.

BACA JUGA:

Efektivitas dan Efisiensi

Banyak pengguna mobil pribadi menyayangkan kebijakan ini. Menurut mereka akan menambah volume mobil di jalan bukan semakin mengurangi. Karena tidak ada jaminan mengenai banyak sedikitnya pengendara yang menggunakan mobil pribadi yang melalui tol tersebut.

Sedangkan dari segi efisiensi, pengguna mobil juga bisa menghemat uang untuk membeli bahan bakar yang mempunyai harga 7-8 ribu rupiah per-liternya.

Bagaimana dengan pendapat Anda mengenai kebijakan ini? Tidak ada salahnya mencoba menggunakan transjakarta dan beralih pada angkutan umum lainnya.

Baca juga artikel menarik lainnya terkait Versi Kabarnesia atau informasi terkini lain di Kabarnesia.

 

Comments

comments

1 KOMENTAR

Comments are closed.