Tips Untuk ‘Kaum Milenial’ Menjaga Pola Keuangan Agar Tetap Seimbang

1
61
uang
Kaum milenial seringkali kesulitan mengatur keuangannya seiring dengan perkembangan zaman yang semakin konsumtif (Ilustrasi: Blogger)
phuceng,madu stamina,madu phuceng,sehatshop,stamina pria,madu,jahe merah,purwoceng

Kabarnesia.com – Belajar menjadi pintar dengan uang tidaklah mudah. Ketika kita menginjak usia 20-an dan merasa belum mandiri secara finansial itu bisa sangat mengintimidasi.

Kita terlalu sibuk dengan kehidupan modern. Mengeluarkan smartphone dan mengambil terlalu banyak selfies, kita membenamkan diri kita sendiri dengan mengandalkan berbagai aplikasi, terlalu banyak mengeluh, sering memilih-milih makanan.

Milenial mengalami tekanan buruk dari berbagai sisi, tapi satu kritik dari para orang tua yang sangat merugikan eksistensi kita dan sebenarnya bukan hal yang salah adalah betapa sulitnya kita dalam mengelola keuangan.

phuceng,minyak lintah,minyak lintah CHC,mesra perkasa

Lalu, apa yang harus kita lakukan dengan pendapatan yang sedikit, sementara pengeluaran kita membludak seiring dengan banyaknya jajanan dan barang yang kita mau?

Inilah beberapa tips agar uang kita tertata rapi di dompet.

  • Menghabiskan uang untuk hal-hal yang penting, tetapi jangan terlalu banyak.

Pasti ada seseorang yang menabung banyak uang. Tapi sebenarnya, uang hanyalah alat yang kita gunakan untuk membuat hidup kita hebat. Pembelian yang seperti apa, besar atau kecil, yang membuat hidupmu lebih baik? Kita perlu rencana untuk memastikan bahwa kita mampu membeli barang-barang itu, dengan alasan, karena hidup itu terlalu singkat.

  • Hemat uang untuk hal-hal yang ingin Anda lakukan, tapi sekali lagi, jangan terlalu banyak.

Jika kamu mempunyai daftar hal-hal yang membuat hidupmu terasa lebih berkesan dan hebat, kamu mungkin perlu menabung untuk itu, di samping hal-hal yang akan membuat kehidupan masa depanmu bisa relaks dan tenang alias bisa berhenti bekerja pada suatu hari, atau pensiun.

BACA JUGA:

Mencari tahu bagaimana menggunakan uang tabungan yang terbatas untuk mencapai semua hal yang berbeda itu memang rumit, tetapi tidak lebih sulit daripada menyeimbangkan pengeluaranmu untuk menutupi keinginan dan kebutuhan serta kepuasan di waktu yang akan datang.

  • Pastikan untuk memegang kendali pada kartu kreditmu.

Jika kamu ‘berhutang’, setidaknya kamu harus tahu berapa banyak hutang yang dimiliki, berapa tingkat suku bunga, dan memiliki rencana kasar untuk menanganinya.

  • Cari tahu keseluruhan “asuransi”.

Apakah Anda tahu berapa banyak asuransi yang kamu miliki? Dan apa jenisnya? Dan berapa banyaknya?

Masalahnya, asuransi pada dasarnya adalah garis pertahanan pertama dan satu-satunya antara hidup saat ini dan bencana yang datang tiba-tiba dan meluluhlantakkan ekonomimu secara total, jadi meski tidak terlalu menyenangkan untuk dipikirkan, kita sangat membutuhkannya.

Anggap saja seperti pekerjaan rumah, kamu tidak perlu mencintainya, tapi kamu harus melakukannya.

  • Mulailah, dan kembangkanlah dana daruratmu.

Jika suatu saat kita kehilangan pekerjaan, atau alat yang sangat penting bagi kita rusak (mobil atau motor, misalnya), kita pastinya tidak ingin membuatnya lebih buruk dengan berhutang.

Di situlah dana darurat akan sangat bagus untuk  digunakan, dan mengerjakan hal ini sama mudahnya dengan membuka satu rekening tabungan tambahan dan menyiapkan kontribusi otomatis, yang dapat kita lakukan dengan uang sesedikit 5 ribu rupiah per hari.

Ketika kamu akhirnya membutuhkannya, kamu akan sangat senang uang tersebut ada di sana.

Nah, tips-tips di atas sangat mudah untuk diaplikasikan ke dalam kehidupan sehari-hari kita. Mulailah hari ini dan jangan pernah malas untuk terus berusaha.

Uang memang tidak kita bawa mati. Namun tanpa uang kita juga bisa mati kelaparan.

Baca juga artikel menarik lainnya terkait Kabar Ekonomi atau informasi terkini lain di Kabarnesia.

levidio,youtuber,youtube,powerpoint

Comments

comments

1 KOMENTAR

Comments are closed.