Gojek dan Grab Harus Diikat Sebagai Bisnis Transportasi Resmi

0
152
ojol
Driver ojol sesaki jalanan Jakarta saat longmarch (Foto: Detik)
phuceng,madu stamina,madu phuceng,sehatshop,stamina pria,madu,jahe merah,purwoceng

Kabarnesia.com – Go-Jek dan Grab adalah penyedia layanan angkutan umum berbasis daring yang dominan di negara ini. Meskipun begitu, pemerintah mewajibkan Go-Jek dan Grab untuk mendaftar sebagai perusahaan transportasi dalam waktu dua bulan untuk memastikan mereka memenuhi persyaratan keselamatan sebagai penyedia transportasi umum.

Tidak hanya dengan Indonesia saja, negara Asia Tenggara dan beberapa negara lainnya juga telah bergulat dengan bagaimana mengatur perusahaan angkutan yang melayani dengan jasa online.

Perusahaan-perusahaan berbasis aplikasi mengatakan mereka tidak boleh diperlakukan sebagai penyedia transportasi umum, karena mereka tidak memiliki mobil atau mempekerjakan pengemudi.

phuceng,minyak lintah,minyak lintah CHC,mesra perkasa

Namun, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan pada hari Senin (2/4) bahwa pemerintah Indonesia telah menyelesaikan peraturan baru untuk mewajibkan perusahaan angkutan naik guna mendapatkan lisensi dari pelayanannya untuk menyediakan angkutan umum.

Budi Setyadi, yang juga seorang Direktur transportasi darat, mengatakan pada konferensi itu bahwa setelah perusahaan angkutan naik, mereka memperoleh lisensi, mereka harus mengikuti aturan dari penyedia angkutan umum.

“Aturan baru akan didiskusikan dengan semua pemangku kepentingan dalam satu atau dua hari,” katanya pada konferensi pers, Senin (2/4).

Tapi, perusahaan asal Singapura Grab menolak berkomentar, sementara Go-Jek tidak segera menanggapi permintaan untuk memberikan komentar lebih lanjut.

Penyedia angkutan umum berlisensi, antara lain, harus memastikan bahwa kendaraannya secara teratur lulus uji keamanan dan drivernya memiliki lisensi khusus untuk mengendarai kendaraan angkutan umum. Aturan-aturan ini hanya akan berlaku untuk transportasi mobil dan bukan untuk sepeda motor.

Kementerian transportasi mengeluarkan keputusan pada tahun 2016 untuk mencoba menekan perusahaan agar mengikuti persyaratan keselamatan, tetapi kenyataannya tetap menghadapi penolakan dari perusahaan yang sering mengatakan mereka hanya menawarkan layanan transportasi dalam kemitraan dengan pengemudi.

BACA JUGA:

Beberapa poin dalam keputusan itu dibatalkan oleh Mahkamah Agung tahun lalu.

Menteri juga berjanji bahwa pemerintah akan memastikan persaingan di sektor ini akan naik, setelah kesepakatan Uber Technologies Inc karena menjual operasinya di Asia Tenggara kepada Grab.

Secara terpisah, Taufik Aryanto, juru bicara regulator monopoli Indonesia (KPPU), mengatakan setelah menerima pemberitahuan dan informasi lengkap tentang kesepakatan ini, yang nantinya akan dinilai dalam 30 hari jika memerlukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap dua perusahaan tersebut.

Komisi Persaingan Singapura (CCS) juga mengatakan pekan lalu pihaknya telah memulai penyelidikan atas kesepakatan tersebut dan mengusulkan langkah-langkah sementara yang akan mengharuskan Uber dan Grab untuk mempertahankan harga independen pra-transaksi mereka.

Baca juga artikel menarik lainnya terkait Kabar Nasional atau informasi terkini lain di Kabarnesia.

levidio,youtuber,youtube,powerpoint

Comments

comments