Selamat Jalan Wakapolres Labuhanbatu

1
181
wakapolres labuhanbatu
Korban Tabrakan Speedboat yang Tenggelam (Foto: Tribun Kaltim)
phuceng,madu stamina,madu phuceng,sehatshop,stamina pria,madu,jahe merah,purwoceng

“Saya kenal baik Andi. Kami sama sama sespimmen 2017. Almarhum adalah orang yang baik, cerdas, serta tenang dalam mengambil tindakan.”

Kabarnesia.com – Tragedi yang dialami Wakapolres Labuhanbatu sangatlah memilukan. Kala itu, ia menaiki kapal cepat speedboat saat akan pulang dari acara pernikahan di Tangkahan Tanjung Sarang Elok, Kecamatan Panai Hulu, Kabupaten Labuhanbatu. Baru 10 menit perjalanan pulang, tiba-tiba kapal karam. Karamnya kapal diduga karena menabrak tunggul kayu, sehingga menimbulkan kebocoran di dalam kapal.

Seluruh penumpang dalam kapal ada tujuh personil angggota polisi, yang di antaranya adalah Kapolsek dan Wakapolsek Labuhuanbatu. Kapolsek Labuhanbatu AKBP Frido Situmorang selamat, karena sesaat kapal akan tenggelam maupun terbalik, para anak buah kapal (ABK) langsung menyelamatkan diri mereka masing-masing dengan cara melompat ke sungai, keluar dari dalam kapal cepat speedboat.

phuceng,minyak lintah,minyak lintah CHC,mesra perkasa

Seluruh penumpang panik dan langsung melompat ke sungai, tetapi satu orang saat kejadian itu tidak ikut melompat. Wakapolres Labuhanbatu diduga ikut tenggelam bersama kapal hingga tak diketahui keberadaannya.

Kecelakaan yang menimpa Wakapolres terjadi di perairan Desa Sei Lumut, Kecamatan Panai Tengah, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara. “Pada hari minggu pukul 10.00 WIB telah ditemukan Wakapolres Kompol Andi Chandra dalam kondisi tidak bernyawa, tidak jauh dari lokasi terjadinya kapal tenggelam,” ujar Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Rina Sari Ginting kepada wartawan, Minggu (22/4).

“Pencarian jasad dipimpin Kapolres Labuhanbatu AKBP Frido Situmorang bersama dengan tim gabungan evakuasi yang terdiri dari personel Polres, TNI, BPBD, dan warga setempat. Dengan menyisir tempat kejadian, akhirnya korban ditemukan,” jelas Rina.

Kepergian Wakapolsek Labuhanbatu meninggalkan duka yang cukup mendalam bagi pihak keluarga. Personel Polres Labuhanbatu menyambut dengan rasa haru, sesaat kedatangan korban di pelabuhan Tanjung Sarang Elang di Kecamatan Panai Hulu.

Selanjutnya, jasad korban akan divisum di RSUD Rantauprapat. Usai divisum, almarhum disalatkan di rumah dinas Asrama Polres Labuhanbatu, Jalan Thamrin, Rantauprapat bersama anggota Polres Labuhanbatu dan warga sekitar. Setelah disolatkan, sekitar pukul 14.00 WIB dibawa ke Pematang Siantar, Kabupaten Simalungun, untuk dimakamkan di kota kelahirannya.

BACA JUGA:

Mengenal Lebih Dekat Sang Wakapolres

Ia adalah seorang lulusan SMA Taruna Nusantara dan melanjutkan di Akademi Polisi tahun 2003. Setelah lulus, Kompol Andi ditugaskan pertama kali di Polres Kampar, Polda Riau sebagai Kepala SPK I dan kemudian pada tahun 2006 sampai 2009 bertugas di Lemdikpol.

Pada 2010, Kompol Andi Chandra dipindahkan ke Lampung karena mendapat tugas sebagai Kasat Reskrim Polres Way Kanan, Polda Lampung. Selama di Lampung, Kompol Andi juga pernah menjadi Kaur Standarisasi Subbidwabprof Bidpropam Polda Lampung dan Kapolsek Candi Puro Polres Lampung Selatan.

Pada tahun 2012, pria dua anak ini kembali lagi ke Lemdikpol. Ia dipercaya Kasattar TK I/Angkatan 47 Korbintarsis Ditbintarlat Akpol Lemdikpol. Kemudian, menjabat sebagai Paur Binjas Dit Akademik Akpol Lemdikpol selama tiga tahun.

Pada tahun 2017, ia pun diangkat menjadi Perwira Menengah. Sesudah diangkat menjadi Perwira Menengah barulah pada tahun 2018 ia diangkat menjadi Wakapolres Labuhanbatu untuk menggantikan Kompol Tris Lesmana Zeviansyah.

Berdasarkan biodatanya, ia melepas masa lajangnya pada 25 Oktober 2008 dengan mempersunting Rina dan mempunyai dua orang anak yang masih kecil, satu laki-laki dan satu perempuan. Tewasnya Wakapolres Andi Chandra dalam insiden kecelakaan tersebut, meninggalkan luka yang sangat mendalam bagi pihak keluarga maupun pihak Polri. Polda Sumut menyampaikan turut berbelasungkawa sebesar-besarnya kepada pihak keluarga yang ditinggalkan.

“Saya ikut dalam pencarian hingga evakuasi, saya menyampaikan duka yang mendalam. Menurut saya, Andi adalah sosok teman akrab dan ia bisa menjadi pemimpin yang diinginkan polisi dengan segudang pengalaman di Akademi Kepolisian. Saya kenal baik Andi. Kami sama sama sespimmen 2017. Almarhum adalah orang yang baik, cerdas, serta tenang dalam mengambil tindakan,” kata Wakapolres Tanjung Balai Kompol Taryono Raharja.

Baca juga artikel menarik lainnya terkait Kabar Nasional atau informasi terkini lain di Kabarnesia.

 

 

 

levidio,youtuber,youtube,powerpoint

Comments

comments

1 KOMENTAR

Comments are closed.