Penghina Nabi: Benarkah Gila?

0
363
Penghina Nabi Muhammad SAW
Penghina Nabi Muhammad SAW (Foto: Tribun Jabar)
obat kuat,libion,libiceng,phuceng,madu stamina,madu phuceng,sehatshop,stamina pria,madu,jahe merah,purwoceng

Masalahnya cuma satu, kalau dia sakit, mengapa sampai bisa memegang setir mobil.

Kabarnesia.com – Rendra Hadikurniawan (39), pelaku penghinaan nabi yang dilakukannya saat berswafoto di dalam mobil. Kepolisian Daerah Jawa Timur menangkap pelaku di Dusun Jara’an RT 03 RW 03, Desa Trawas, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, Kamis (26/4) sekitar pukul 12.00 WIB.

Penangkapan tersebut didasarkan atas hasil laporan warga kepada Polda Jatim maupun Polres Mojokerto. Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangerang mengatakan, bahwa Rendra saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan karena melakukan penghinaan terhadap Nabi Muhammad melalui video yang diunggah di akun pribadi Facebook miliknya.

Rendra terlebih dahulu dibawa untuk menjalani pemeriksaan kejiwaan di Rumah Sakit Bhayangkara, Jawa Timur, pada hari Jumat (27/4). “Orang gila kok bisa mengemudi mobil. Saya tidak menyatakan bahwa kalau dia (Rendra) itu gila, kapan saya katakan dia gila,” ucap Frans, Jumat (27/4).

Kabar yang berhembus jika pelaku Rendra mengalami gangguan jiwa, saat usai Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Sidoarjo mengeluarkan surat pencabutan kartu anggota, sesaat Rendra ditangkap polisi. Dalam surat yang sudah ditandatangani oleh ketua DPC Juanasari, menyebutkan pihak DPC Partai Demokrat Kabupaten Sidoarjo, telah melakukan pengecekan dan sudah mengkordinasikan terhadap pihak keluarga yang bersangkutan bahwa pelaku mengalami gangguan jiwa. Kondisi ini, dianggap tidak memenuhi syarat sebagai kader partai sehingga ia dipecat.

Pelaku yang mengunggah videonya ke Facebook, tidak hanya menghina para syekh, melainkan menghina Nabi Muhammad SAW. Video berdurasi sekitar 7 menit itu, menuding bahwa Nabi Muhammad sebagai pelakor. Tidak hanya itu, akun pribadi milik Rendra juga menyebutkan jika Nabi Muhammad adalah seorang pembohong.

Penyidik masih memeriksa secara intensif, atas motif apa tersangka melakukan ujaran kebencian di media sosial. “Tidak boleh melakukan penghinaan di negeri ini, termasuk pada agama,” kata Kabidhumas Frans.

Kombes Frans Barung Mangera juga menghimbau kepada masyarakat luas, untuk tidak ada lagi yang melakukan penghinaan-penghinaan, apalagi terhadap agama. Hal itu dimaksudkan untuk bermedia sosial yang baik dan benar.

BACA JUGA:

Benarkah Rendra Gila?

Saat beredar video yang diupload oleh Rendra di akun Facebooknya, membuat heboh banyak orang di jagat media sosial dan memicu amarah umat muslim di tanah air. Tetapi lucunya, Rendra justru memasang KTP sebagai identitasnya, alasannya tidak takut dengan siapa pun. Di KTP itu jelas tertera, Rendra beragama Islam dan berlamatkan di Taman Paris Blok B No 33 Gedangan, Sidoarjo.

Jika benar-benar dicermati dalam unggahan video milik Rendra, maka nampak jelas pelaku adalah orang yang tidak waras atau bisa dibilang sudah gila. Pertama, diawali dengan menyebut saudara saya, artinya dia itu tertekan oleh saudaranya. Dia marah karena dijelek-jelekan oleh saudaranya.

Kedua, di bangku belakang (mobil itu), terlihat beberapa wanita menggunakan hijab dan tidak memberikan reaksi apa-apa terhadap apa yang dilakukan Rendra di depan, dan bahkan dengan tenang wanita berhijab itu mengingatkan untuk mengarah kepada sebuah bank yang ada di pinggir jalan. Ketiga, Rendra selalu mengatakan bahwa bicara itu harus ada alasannya, tetapi sampai selesai berbicara, ia tidak memberika alasan apapun.

Saat di video, Rendra berbicara dengan nada tinggi yang menggebu-gebu, berbicara dengan orang disebelahnya. “Karena dasarnya ini, bahwa kamu dilemahkan oleh suatu sistem, sistem lingkaran syetan, Syekh-syekh itu setan,” ujarnya.

Ada juga unsur penghinaan terhadap Nabi Muhammad SAW. Di akhir video yang berdurasi sekitar 7 menit lebih ini, Rendra sebagai pelaku juga menghina pemerintah. Masalahnya cuma satu, kalau dia sakit, mengapa sampai bisa memegang setir mobil. Karena pada video yang diunggah, tersangka nampak berada di sebelah kanan mobil, yaitu di tempat sopir berada.

Baca juga artikel menarik lainnya terkait Kabar Nasional atau informasi terkini lain di Kabarnesia.

 

 

Comments

comments