Viral, Suara Yanny atau Laurel?

0
83
yanny laurel
Apa yang kamu dengar? Yanny atau Laurel? (Foto: CBS News)

Berdasarkan penelitian Profesor Brad Story, pola frekuensi suara dalam rekaman yang viral itu lebih mirip dengan pola frekuensi suara Laurel ketimbang suara Yanny.

Kabarnesia.com – Sebuah rekaman audio mendadak menjadi viral dan telah menjadi perdebatan di kalangan netizen. Rekaman singkat yang memuat satu kata tetapi bisa terdengar berbeda di telinga, tergantung dari orang yang mendengarnya.

Perbedaan pendapat antara ucapan yang menyebutkan kata Yanny atau Laurel tengah menghebohkan dunia maya. Fenomena ini terjadi pada seorang murid SMA Katie yang sedang mencari kata ‘Laurel’ dari situ vocabulary.com. Saat Katei memainkan rekaman suara tersebut, ia pun terkejut karena dirinya malah mendengar kata ‘Yanny’ ketimbang kata yang ia cari.

phuceng,madu stamina,madu phuceng,sehatshop,stamina pria,madu,jahe merah,purwoceng

“Saya bertanya kepada teman-teman saya di kelas, dan kami pun mendengar dua hal yang berbeda,” kata Katie. Setelah itu Katie mengunggah rekaman suara tersebut ke akun Instagram-nya, kemudian setelah itu video ini beberapa kali diunduh dan diunggah ulang oleh beberapa teman-temannya, sehingga akhirnya viral di forum Reddit.

Setelah menjadi viral, banyak ahli yang memberikan pendapatnya terkait rekaman tersebut. Salah satunya adalah Patricia Keating profesor bidang linguistik di University Of California, Los Angeles. Ia mengutarakan bahwa hal ini bisa terjadi dikarenakan pengaruh oleh rentang frekuensi.

“Ini berkaitan dengan bagian frekuensi mana yang kita dengar, akan tetapi saya tidak tahu faktor apa yang membuat sebagian orang mendengar bagian frekuensi rendah, sementara ada orang yang mendengar dengan frekuensi tinggi,” ujarnya.

Cara untuk memahami hal ini adalah melihat dengan membaca grafik yang disebut spectrogram. Grafik ini memvisualisasikan kekuatan frekuensi dari nada-nada dan dalam fenomena ini spectogram menunjukkan kata ‘laurel’ dan ‘yanny’ memiliki bagian-bagian yang mirip. Akan tetapi kata ‘laurel’ lebih kuat di frekuensi rendah, sedangkan kata ‘yanny’ lebih kuat di frekuensi tinggi.

BACA JGA:

Bentuk Telinga Sebabkan Suara Tak Sama

Pendapat berbeda juga diungkapkan oleh Psikolog Howard Nusbaum dari Universitas Chicago. Penjelasan mengenai perbedaan suara audio, terdengar dalam rekaman berdurasi empat detik tersebut. Psikolog yang mempelajari ilmu berbicara ini menjelaskan sebuah kewajaran jika para netizen terbagi dalam tim ‘yanny’ dan tim ‘laurel’. “Kalau telinga kamu dipindahkan ke telinga orang lain, maka suara yang akan kamu dengar pasti berbeda,” ucap Howard seperti dikutip Gizmodo.

Howard menambahkan, setiap orang mempunyai kanal pendengaran (kanal telinga) dan bentuk telinga luar yang berbeda-beda. Bentuk telinga luar yang kompleks ini berfungsi untuk menangkap suara. Kanal pendengaran dan telinga luar ini, menurutnya, bisa mempengaruhi setiap pendengaran seseorang akan suatu nada dan frekuensi suara. “Beberapa orang yang mendengarkan menggunakan frekuensi berbeda dan ada pula beberapa orang mendengarkan dengan frekuensi yang berbeda juga,” tutupnya.

Pendapat lainnya juga datang dari Brad Story, seorang profesor ilmu suara, bahasa dan pendengaran dari Universitas Arizona. Dalam wawancara dengan Quartz, profesor kemudian memutar rekaman suara Yanny vs Laurel ini menggunakan waveform detector, alat yang bisa memvisualisasikan frekuensi dari hasil remakan suara tersebut.

Profesor Brad Story juga mengucapkan dua kata tersebut yang kemudian diputar menggunakan waveform detector. Dari hasil penelitian singkatnya, terlihat bahwa adanya pola frekuensi dari kedua kata tersebut, yakni Yanny maupun Laurel memiliki kemiripan. Jika kata ini saat diucapkan memiliki frekuensi yang begitu mirip, menurutnya, memang akan terdengar serupa di telinga.

“Apalagi dengan kualitas rekaman suara yang kurang baik (seperti yang viral) dan beragamnya penggunaan alat elektrorik untuk mendengarkan hasil dari rekaman suara ini, tidak mengejutkan jika seseorang yang mendengar suara Yanny,” katanya.

Berdasarkan penelitian Profesor Brad Story, pola frekuensi suara dalam rekaman yang viral itu lebih mirip dengan pola frekuensi suara Laurel ketimbang suara Yanny.

Baca juga artikel menarik lainnya terkait Kabar Unik atau informasi terkini lain di Kabarnesia.

phuceng,minyak lintah,minyak lintah CHC,mesra perkasa

Comments

comments