Lukisanku, Uang Kuliahku

0
32
krisna bayu
Krisna Bayu sedang melukis (Foto: Dok. Pribadi)

Kabarnesia.com – Krisna Bayu, mahasiswa sebuah Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Banten, dikenal inspiratif dan kreatif. Pasalnya, ia bisnis melukis untuk membantu orang tuanya membayar uang kuliahnya.

“Semua bermula ketika saya melihat orang tua mencari kerja tambahan, sekaligus berhutang ke beberapa orang untuk membayar biaya kuliah saya,” tuturnya saat diwawancarai di kediamannya Pasar Kemis, Tangerang.

Krisna, panggilannya, gemar melukis sejak Sekolah Menengah Pertama. Beberapa hasil lukisannya pun sering membuat teman-temannya kagum atas bakat yang dimilikinya. “Dia sangat berbakat dalam seni melukis,” tutur Ilham, temannya.

phuceng,madu stamina,madu phuceng,sehatshop,stamina pria,madu,jahe merah,purwoceng

Walaupun tidak berkuliah seni, Ia terus mengasah kemampuannya dalam melukis. “Sulit, untuk mengasah kemampuan melukis, ketika kita tidak berada di lingkungan pelukis atau seniman. Tapi saya tetap mencari dan mempelajari setiap referensi teknik melukis yang saya dapatkan,” tuturnya.

Tujuan berkuliah seni tidak tercapai, tak membuatnya putus asa, justru target selanjutnya adalah pascasarjana di bidang seni, khususnya seni rupa. “Saya tidak berkuliah di bidang seni karena lokasi kampus yang jauh dari tempat tinggal. Oleh karena itu, orang tua saya melarang. Takut anaknya menjadi pelaku kriminal dan dikriminalisasi,” tuturnya sambil bercanda.

lukisan
Lukisan Krisna Bayu (Foto: Dok. Pribadi)

Krishna mampu menghasilkan ratusan ribu rupiah dari hasil bisnis lukisannya perminggu. Setiap minggunya, ia menerima sedikitnya lima pesanan lukisan. Satu lukisan diberi tarif Rp 50.000 sampai dengan Rp 100.000, sesuai kesulitannya. Biasanya, ia menerima pesanan lukisan untuk membuat sketsa wajah. Sementara itu, konsumen atau pemesan lukisan rata-rata adalah remaja. “Rata-rata pemesannya anak kuliahan,” tangkasnya.

BACA JUGA:

Dalam menjalankan bisnis lukisannya, ia memasarkan jasanya melalui media sosial, informasi mulut ke mulut, serta disebarkan teman-temannya dari berbagai kampus yang berbeda. Ia mengaku, bisnisnya tidak mengganggu kegiatan kuliahnya, justru membuat semangat dalam berkuliah.

“Sama sekali tidak mengganggu, karena saya melukis di waktu senggang dan setelah solat malam. Saya malah semakin semangat berkuliah karena tidak ingin mengecewakan orang tua dan menuntut ilmu untuk mengembangkan bisnis saya,” tegasnya.

Dengan bisnis yang ia jalani, ia berharap mampu mengurangi beban orang tuanya, karena uang hasil melukis tersebut digunakan untuk membayarkan biaya kuliahnya. Ia juga berharap memiliki sanggar seni lukis untuk menggaet peminat seni lukis lebih kreatif dan mampu menguangkan kemampuannya.

“Sudah saatnya, kemampuan yang kita miliki dihargai. Oleh sebab itu, saya ingin mengembangkan bisnis ini dengan membuat sanggar seni untuk membantu para peminat seni mengembangkan bakatnya,” tuturnya.

Baca juga artikel menarik lainnya terkait Indonesia Bangkit atau informasi terkini lain di Kabarnesia.

phuceng,minyak lintah,minyak lintah CHC,mesra perkasa

Comments

comments