Ada Apa di Gili Lawa?

0
57
gili lawa
Foto sunset di perbukitan Gili Lawa (Foto: IDN Times)

Tak hanya para wisawatan saja yang tak menolak untuk datang ke sana, namun para penggemar fotografi pun menjadikan tempat ini sebagai destinasi berburu momen dan gambar terbaik mereka.

Kabarnesia.com – Salah satu destinasi favorit turis mancanegara dan Nusantara di Kawasan Taman Nasional Komodo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Gili Lawa mengalami peristiwa yang cukup menyayat hati para traveller. Gili Lawa, pada Rabu (1/8), mengalami kebakaran.

Peristiwa ini menyebabkan sekitar 10 hektar lahan padang savana di Gili Lawa hangus terbakar si jago merah. Hutan hijau savana yang asri itu kini berubah menjadi hitam.

phuceng,madu stamina,madu phuceng,sehatshop,stamina pria,madu,jahe merah,purwoceng

Menteri Pariwisata, Arief Yahya memberikan imbauan keras terhadap peristiwa ini. Ia juga prihatin terhadap kejadian tersebut. Hal ini tentu akan mengurangi nilai keasrian destinasi wisata, yang selama ini banyak dikunjungi turis mancanegara itu.

Keprihatinan Arief Yahya terhadap peristiwa itu bisa dimaklumi. Pasalnya, lokasi yang menjadi salah satu destinasi wisata di Labuan Bajo tersebut, merupakan bagian dari 10 Destinasi Prioritas atau disebut juga 10 Bali Baru yang sedang digencarkan Kementerian Pariwisata.

“Saya prihatin atas kejadian kebakaran hutan di Gili Lawa, Labuan Bajo Komodo, NTT itu. Saya berharap ke depan, jangan sampai kecelakaan serupa terjadi lagi,” katanya, Jumat (3/8).

Arief juga menghimbau kepada para tour operator atau tour guide untuk tetap disiplin menjaga lokasi wisata dimanapun. Ia menekankan kepada setiap agensi wisata untuk menerapkan aturan yang ketat di setiap lokasi wisata. Hal itu agar keindahan alamnya tetap bisa terjaga.

Meskipun api dapat dipadamkan dalam beberapa jam setelah kebakaran oleh petugas Taman Nasional Komodo. Namun, tetap saja keindahan alam yang awalnya hijau tersebut tidak serta merta bisa kembali dengan instan dan cepat. Kepala Balai Taman Nasional Komodo Budhy Kurniawan menjelaskan, Gili Lawa akan dibiarkan pulih secara alami.

Budhy Kurniawan juga ikut menghimbau kepada setiap turis dan tour operator untuk menjaga segala aktivitas yang dilakukan di Kawasan Taman Nasional Komodo.

“Perlu ada kesadaran semua pihak dari pengunjung, guide dan pemandu kapal untuk menjaga aktivitas selama di Taman Nasional Komodo,” imbaunya.

BACA JUGA:

Penyebab Kebakaran

gili lawa
Gili Lawa kebakaran (Foto: Detik)

Penyebab kebakaran sendiri masih belum diketahui. Pihak Kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti peristiwa itu. Kepala Bidang Humas Polda Nusa Tenggara Timur Kombes Polisi Jules Abraham Abast mengatakan, penyebab kebakaran masih diselidiki pihak kepolisian.

“Masih diselidiki apakah ada oknum yang membakar hutan tersebut atau karena penyebab lainnya,” katanya.

Sedangkan, dari informasi yang beredar di kalangan pengguna media sosial mengatakan adanya oknum dari turis dan tour operator yang menyalakan kembang api pada sesi foto yang dilakukan di Gili Lawa.

Sementara itu, dikutip dari Detik, saksi mata yang juga seorang tour guide di sana mengatakan, ia melihat gemuruh api yang kencang saat peristiwa itu terjadi. Ia yang sedang menemani kliennya dari Australia yang berlibur melihat langsung kejadian itu.

Ia mengatakan, penampakan api sangat terang dibarengi dengan hembusan angin yang juga kencang. “Pijar api sangat terang, membakar habis Gili Lawa sampai ke puncaknya. Ditambah angin juga kencang, saat itu ada beberapa kapal yang datang mungkin petugas taman nasional yang mau memadamkan apinya,” ujar Kurniawan, dikutip Detik, Jumat (3/8).

Jules bersama pihak kepolisian terus menelisik penyebab kebakaran ini. Ia mengatakan, “Apakah ada yang membakar atau menyebabkan kebakaran atau memang terbakar sendiri karena sebab lain.”

Sebab, sebelumnya, terdapat delapan turis domestik yang menikmati pemandangan di atas bukit Gili Lawa dan menuju ke kapal. Namun, masih belum bisa dipastikan penyebab kebaran tersebut.

BACA JUGA:

Seperti Apa Gili Lawa Sebelum Terbakar?

gili lawa
Padan savana di Gili Lawa sebelum kebarakan (Foto: Tempo)

Bagi para traveller, Gili Lawa merupakan destinasi yang wajib dikunjungi ketika menyambangi Labuan Bajo. Gili Lawa merupakan sebutan lain dari Gili Laba, salah satu gugusan kepulauan Komodo yang kecil dan tak berpenghuni.

Di Kawasan Taman Nasional Komodo, terdapat dua Gili Lawa, yakni Gili Lawa Darat dan Gili Lawa Laut. Pulau ini menjadi salah satu destinasi menarik yang memiliki eksotisme alam terbaik di sana.

Pulau ini memiliki keindahan alam darat dan laut yang menawan. Gili Lawa Darat sendiri menjadi tempat terhamparnya rumput dan padang savana yang hijau saat hujan, dan menguning saat kemarau. Sedangkan, Gili Lawa Laut memiliki panorama pantai pasir putih dengan birunya lautan.

Tak ayal, pulau dengan perbukitan yang menjadi salah satu spot menarik untuk berburu sunset dan sunrise ini, juga menjadi salah satu pulau dengan keindahan bawah lautnya yang diburu para wisawatan.

Tak hanya para wisawatan saja yang tak menolak untuk datang ke sana, namun para penggemar fotografi pun menjadikan tempat ini sebagai destinasi berburu momen dan gambar terbaik mereka.

Baca juga artikel menarik lainnya terkait Kabar Peristiwa atau informasi terkini lain di Kabarnesia.

phuceng,minyak lintah,minyak lintah CHC,mesra perkasa

Comments

comments