RIP Nukman Luthfie, Media Sosial Turut ‘Mengiringi’ Kepergiannya

0
20
nukman luthfie

Kabarnesia.com – Pada Sabtu (12/1/2018), Indonesia kehilangan Nukman Luthfie, seorang pengamat yang kerap disebut sebagai “Bapak Medsos Indonesia”. Nukman mengembuskan napas terakhirnya di Yogyakarta. Ia dimakamkan di Kendal, Jawa Tengah, pada hari ini, Minggu (13/1/2018).

Media Sosial Turut Mengiringi Kepergian Nukman Luthfie

Kepergiannya meninggalkan duka bagi tanah air. Di Twitter, misalnya, tagar #RIPNukman digunakan oleh sejumlah netizen seraya memberikan doa kepada pria kelahiran Semarang tersebut.

Bahkan, media sosial Facebook pun turut mengiringi kepergian Nukman. Hal tersebut tampak dari profil akun milik Nukman yang memiliki perbedaan dari sebelumnya.

phuceng,madu stamina,madu phuceng,sehatshop,stamina pria,madu,jahe merah,purwoceng
Remembering Nukman Luthfie (Image: detik)

Ketika diamati, ada tulisan “Remembering” di atas nama Nukman Luthfie pada akun Facebook pribadinya. Selain itu, ada ucapan juga yang dihaturkan oleh jejaring media sosial besutan Mark Zuckerberg tersebut.

Seperti dikutip detik, terdapat pesan muncul saat mengakses akun Facebook Nukman Luthfie. Pesan tersebut berbunyi, “Mengingat Nukman Luthfie. Kami berharap orang-orang yang mencintai Nukman akan merasa nyaman saat mengunjungi profilnya untuk mengenang masa-masa hidupnya”.

Diketahui, ini merupakan bagian dari salah satu fitur dari platform itu sendiri, yaitu Memorialized Accounts. Dalam laman resminya, Facebook menjelaskan bahwa pihaknya akan mengabadikan sebuah akun saat mengetahui si pemilik telah tiada dengan menuliskan kata “Remembering” di atas namanya.

Mengenang Sosok Nukman Luthfie

Sebelumnya, pria yang dikenal murah senyum ini adalah seorang jurnalis di Bisnis Indonesia dan Majalah Prospek. Ia mulai berkiprah di bidang internet sejak menjadi salah satu co-founder PT Agranet Multicitra Siberkom (AGRAKOM) dan menjabat sebagai Internet Services Director yang melahirkan situs berita online pertama di Indonesia, detik.com.

Pada 2003, ia mendirikan Virtual Consulting yang berjaya hanya dalam waktu tiga tahun. Kiprahnya di dunia digital dan medsos membuatnya banyak dimintai pendapat mengenai fenomena internet dan medsos.

Dia juga menjadi guru bagi banyak orang, tak hanya yang mengenal dan bertemu dengannya secara langsung, tetapi juga yang mengikuti setiap pemikirannya yang dituangkan medsos.

Salah satu perkataannya yang diingat para followernya adalah, “Salah satu bela negara yang asyik adalah banjiri medsos kita dengan konten yang positif”. Oleh karena itulah kepergiannya begitu terasa di hati masyarakat.

Selamat jalan Bapak Medsos Indonesia…

 

BACA JUGA: Kerap Dinyanyikan di Hari Guru Nasional, Ternyata Inilah Musisi Pencipta Lagu ‘Guruku Tersayang’

phuceng,minyak lintah,minyak lintah CHC,mesra perkasa

Comments

comments