Jelang Tutup, Central Neo Soho Gelar Diskon Hingga 90%

1
50
central neo soho
phuceng,madu stamina,madu phuceng,sehatshop,stamina pria,madu,jahe merah,purwoceng

Kabarnesia.com – Pada pertengahan Februari 2019 mendatang, Department store Central yang berlokasi di mal Neo Soho, Jakarta Barat, akan segera tutup. Barang-barang yang berada di department store asal Thailand itu sebagian besar akan didiskon.

“Central Neo Soho akan berhenti beroperasi, dimulai dengan closing down sale sampai 90 persen,” kata PR Department Manager Central, Dimas Wisnu Wardana, seperti dikutip Kompas.

Ia mengatakan, diskon barang-barang itu berlangsung mulai 14 Januari sampai 17 Februari 2019. “Hampir semua item akan didiskon,” ujarnya.

phuceng,minyak lintah,minyak lintah CHC,mesra perkasa

Melalui closing down sale ini, perusahaan akan menghabiskan stok barang musim lalu. Central Department Store di Neo Soho baru berjalan 2,5 tahun, sedangkan di Grand Indonesia yang merupakan flag ship store-nya sudah berusia 5 tahun.

Selama ini toko ritel ini menjadi destinasi belanja premium yang menghadirkan brand-brand internasional, termasuk dari Thailand dan Indonesia.

Central Neo Soho Tutup Karena Tergerus Belanja Online

Dimas Wisnu Wardana mengatakan penutupan dilakukan karena perubahan budaya berbelanja masyarakat Indonesia.

Masyarakat Indonesia saat ini sudah menggeser pola belanja dari sebelumnya dilakukan secara konvensional ke sistem daring (online). Perubahan pola belanja tersebut membuat operasional di gerai Central Department Store Neo Soho berjalan berat sejak berdiri 2016 lalu.

Dimas mengatakan setelah menutup gerai Central Neo Soho, pihaknya akan fokus menjual produk dengan konsep omni channel melalui whatsapp dan line.

Dengan fokus penjualan ini nantinya, pihaknya akan berjualan secara digital. “Jadi kami akan fokus membesarkan omni channel kami tersebut serta di flagship store kami di Central Grand Indonesia,” ujar Dimas, seperti dikutip CNNIndonesia.

Manajemen menyatakan keputusan untuk menutup gerai Central Neo Soho terbilang berat. Apalagi, keputusan menutup gerai ini merupakan kali pertama yang mereka lakukan setelah mengelola ritel kurang lebih selama 70 tahun belakangan ini.

“Tapi kami harus berani memutuskan dengan perasaan yang menyesal dan karena tidak ada pilihan lain lagi selain menutup toko Central Department Store Neo Soho Februari nanti,” katanya.

Walaupun tutup, Dimas memastikan Centra Ritail Indonesia berkomitmen untuk tidak melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) karyawan. Menurutnya, perusahaan akan memindahkan karyawan ke gerai Central di Grand Indonesia.

BACA JUGA: Penyebab Merosotnya Saham Produsen Rokok

levidio,youtuber,youtube,powerpoint

Comments

comments

1 KOMENTAR

Comments are closed.